Mengapa Penduduk Sodom Dimusnahkan Allah?

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Dakwah yang dilakukan oleh Nabi Luth Alaihis Salam melanjutkan dakwah yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim Alaihis Salam. Panji-panji yang dibawanya juga sama, mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Perbuatan menyimpang kaumnya yang menyukai lelaki sama lelaki membuat murka Allah.

Luth adalah putera Haran, saudara Ibrahim Alaihis Salam. Jadi, Luth adalah kemenakan Ibrahim. Ia mengikuti hijrah pamannya, ketika sampai di negeri Syam (Palestina), mereka berdua membuka peternakan domba dan lain-lain.

Tatkala usahanya sukses dan membesar, Nabi Ibrahim Alaihis Salam dan Luth Alaihis Salam membagi hartanya dan mereka berpisah untuk memenuhi panggilan dakwah. Nabi Ibrahim tinggal di sebelah barat Palestina, sedangkan Nabi Luth tinggal di sebelah timur Palestina. Dalam perjalanannya, Luth diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk berdakwah di kota Sodom, sebuah kota pesisir Laut Mati yang berada di tenggara Palestina.

Penduduk Sodom ternyata sangat bejat moralnya. Suka mencuri, merampok, membunuh, dan, ini yang parah, menyukai sesama lelaki alias homoseks. Sepanjang kehidupan umat manusia, dari Nabi Adam Alaihis Salam sampai Nabi Luth Alaihis Salam, inilah perilaku menyimpang yang dilakukan oleh umat manusia. Sebelum era Luth, belum ada perilaku yang menjijikkan itu.

Kaum Nabi Luth Alaihis Salam adalah kaum yang pongah, tak mau mendengar nasihat orang, dan moralnya lebih rendah dari binatang. Bahkan, mereka, kaum Nabi Luth itu, menantang agar azab Allah Subhanahu wa Ta’ala ditimpakan kepada mereka. Luar biasa keberanian orang-orang yang tidak punya akal-sehat tersebut. Kepada Luth mereka berkata, “Jika kamu termasuk orang-orang yang benar, datangkanlah azab Allah.” Luth pun tak punya jalan lain kecuali berdoa kepada Allah agar segera azab didatangkan untuk mereka. Kemurkaan Luth adalah kemurkaan Allah, karena itu Ia datangkan tiga malaikat yang menyamar sebagai pemuda yang tampan-tampan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here