Kebutuhan Terus Meningkat, Ini Solusinya Menurut Pakar Keuangan

Kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat Indonesia membuat mereka memutar berbagai cara, salah satunya dengan utang. Namun, bukan justru menyelesaikan masalah. Utang terkadang tidak terlepas dari unsur riba. Bagaimana solusinya?

Indonesiainside.id, Jakarta — Pakar keuangan yang juga CEO ZAP Finance Prita Ghozie menuturkan, pengelolaan keuangan secara syariah sangat baik untuk dijalankan sebagian orang. Sebab, pengelolaan keuangan syariah merupakan ikhtiar mengelola rezeki dengan sebaik-baiknya.

“Pengelolaan keuangan secara syariah memiliki beberapa pos yang diprioritaskan. Yaitu harus mengeluarkan rezeki untuk hak orang lain dalam bentuk zakat. Termasuk untuk diri kita sendiri, usahakan jangan sampai kita berhutang. Kemudian untuk masa tua agar memiliki cadangan dan keperluan darurat,” ujar Prita kepada Indonesiainside.id di Jakarta Halal Things (JHT), Jumat (30/11).

Selain itu, hak keuangan juga dapat digunakan untuk keperluan masa depan serta hak keuangan untuk masyarakat. “Kita dapat menginvestasikan dana kita untuk pemberdayaan dan bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Prita menuturkan, jika utang disebabkan oleh gaya hidup yang glamour, maka selamanya seseorang akan terjerat oleh utang. Jika pemasukan seseorang tidak sesuai dengan pengeluaran, maka intensitas kerja harus lebih ditingkatkan agar kebutuhannya tercukupi.
“Semua orang pasti melakukan pinjaman dengan sadar. Semua tergantung akadnya. Maka sebagai muslim, kita harus pastikan akadnya sesuai dengan ajaran Islam dan usahakan tidak berutang lagi,” saran dia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here