Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19

Yatin, pengemudi bajaj, berada di kawasan Melawai, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Yatin mendapatkan penumpang pertamanya sekitar pukul 10.00, setelah menunggu beberapa lama. Foto: Muhammad Zubeir

Indonesiainside.id, Jakarta – Himbauan untuk bekerja di rumah adalah bagian dari upaya memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Namun, tidak semua elemen masyarakat bisa melaksanakan upaya tersebut.

Selain petugas medis, petugas keamanan atau jurnalis, beberapa elemen masyarakat seperti pengemudi ojek daring, pedagang bakso keliling, sopir bajaj hingga petugas penyemprot disinfektan harus berada di luar rumah untuk melakukan pekerjaannya.

Sebagian dari mereka secara mandiri mencari sumber pendapatan alias tak bergaji harus berjibaku dengan situasi saat ini. Resiko paparan virus dan penyusutan pendapatan adalah dua hal yang mereka hadapi dengan kepercayaan diri yang mungkin sulit diterima.

Bagi tim Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI Jakarta, memungut sampah secara rutin adalah tugas yang tak bisa ditinggalkan. Kini tugas mereka bertambah, melakukan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan virus corona. Ranto, misalnya, salah satu petugas PPSU yang mendapat giliran tugas melakukan penyemprotan disinfektan di sebuah musala di Jalan Bangka, Jakarta, Minggu (22/3).

Dedi, penjual Soto Bogor, juga harus berada di jalanan untuk mendapatkan pembeli. “Saya sempat juga mendaftarkan dagangan untuk penjualan lewat online, tapi entah sampai hari ini belum mendapat konfirmasi dari operatornya,” kata Dedi. “Berserah diri aja ama yang Maha Kuasa, kalo umur mah udah takdir. Kalau ngga jualan, ngga makan. Sementara, kalau pulang ke Bogor, ya sama aja, virus juga sudah menyebar di sana, “ imbuh pria yang telah 25 tahun berjualan di Jakarta itu.

Selain pedagang, sektor transportasi termasuk yang terkena dampak dari menyusutnya aktifitas orang di luar rumah. Ojek daring (odar) pun harus memantapkan diri untuk berani keluar ditengah wabah ini.

Husni, pengemudi odar di Jakarta Selatan, menuturkan, pembatasan aktifitas yang diserukan Pemprov DKI berpengaruh terhadap akses ke pelanggan yang jadi sepi. “Jika biasanya sehari bisa sampai 15 orang, saat ini pelanggan hanya 6 sampai 7 orang. Kalu diperkirakan waktu, biasanya setengah jam udah dapet pelanggan, sekarang satu sampe dua jam baru dapet, tapi kalau orang yang kuat sampe malam ya beda lagi, “ tutur Husni kepada Indonesiainside.id, Senin (23/3).

Husni menambahkan, bahwa dirinya berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan. “Sebelum makan cuci tangan, hape sekarang sering dimasukin ke kantong. Terus kalau ada penumpang yang keliahatannya sakit saya tanya dulu apa, kalo ada gejala (Covid-19) ya ngga jadi saya terima,” kata Husni.

Sementara itu, Yatin Paryatno, 58, salah satu pengemudi bajaj mengatakan, dirinya baru mendapatkan penumpang menjelang jam 10 pagi. Padahal, dia sudah keluar mencari calon penumpang selepas subuh. “ Biasanya saya sudah dapat tiga penumpang, tapi pagi bartu dapat satu orang,” kata Yatin yang mangkal di kawasan Melawai, Jakarta, Minggu (22/3). (Mi)

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19
Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Pengemudi ojek daring tengah berada di perempatan Jalan Melawai, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19
Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Pengemudi ojek daring saat mengantar penumpang di kawasan Melawai, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19
Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Ranto atau biasa dipanggil Encek sedang bertugas menyemprotkan cairan disinfektan di Mushola Al Jihad, Bangka, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2020).

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19
Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Pasukan Oren sedang berjalan menuju RW. 07, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan untuk melakukan penyemprotan disinfektan, Minggu (22/3/2020).

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19
Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Dedi, penjual soto Bogor di Pondok Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2020).

 


Mereka yang Harus Bekerja di Luar Rumah dalam Pandemik Covid-19

Yatin, pengemudi bajaj, berada di kawasan Melawai, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Yatin mendapatkan penumpang pertamanya sekitar pukul 10.00, setelah menunggu beberapa lama.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here