Indonesiainside.id, Denpasar – Bali sempat menjadi sorotan media asing karena minimnya kasus Covid-19 di salah satu pulau terpopuler di dunia itu.

Media berbasis di Hong Kong, Asia Times menulis, tidak ada kabar rumah sakit meluap, peningkatan tajam dalam kremasi atau bukti anekdotal lainnya bahwa virus corona menyebar di pulau berpenduduk 4,2 juta jiwa yang mayoritas beragama Hindu, dan ada ribuan warga asing di antaranya.

Ikatan sosial yang terjadi antara desa adat dengan masyarakat di Bali, dianggap menjadi salah satu kunci efektif dalam berbagai upaya pencegahan Covid-19. Oleh karena itu keberadaan desa adat tersebut memiliki peran penting dalam mengatur warganya dalam mematuhi protokol kesehatan.

Sekitar akhir bulan Maret 2020, Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Majelis Desa Adat Provinsi Bali sepakat membentuk Satuan Tugas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 berbasis desa adat. Satgas Gotong Royong di lingkungan desa adat tersebut memiliki tugas untuk memberdayakan seluruh warga desanya agar bergotong royong bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19 baik secara secara ‘sekala’ atau jasmani / nyata maupun secara ‘niskala’ atau rohani / tidak nyata.

Pecalang bersama petugas kemananan lainnya rutin melakukan patroli di wilayah desa adatnya masing-masing untuk memastikan situasi di wilayahnya kondusif sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Sejumlah desa adat di Bali juga telah mengambil berbagai langkah serta menerapkan sanksi sebagai upaya pembinaan kepada masyarakat, karena setelah melakukan berbagai upaya pengawasan yang dilakukan dengan cara persuasif, masih saja ditemukan warga yang tetap melanggar aturan-aturan pencegahan penyebaran Covid-19.

Misalnya Desa Adat Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Desa adat tersebut memberlakukan sanksi adat berupa kerja bakti membersihkan lingkungan selama tiga hari berturut-turut bagi warga yang melanggar aturan. “Dalam penerapan sanksi adat ini, kami tetap melakukan pembinaan dan tidak melakukan tindakan kekerasan maupun intimidasi. Tujuannya hanya untuk memberikan efek jera agar warga yang melanggar tidak mengulangi kesalahannya kembali dan kesalahan yang telah dilakukan para pelanggar juga tidak ditiru warga lainnya,” ujar I Made Budiarta, Bendesa atau Kepala Desa Adat Jimbaran.

Setelah sanksi adat tersebut diberlakukan dan ramai dibahas di media sosial, Made Budiarta mengatakan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di wilayahnya menurun drastis. Desa Adat Intaran di kawasan Sanur, Kota Denpasar, juga mengambil langkah yang sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Di wilayah itu, warga yang masih tidak mematuhi penggunaan masker, harus bersiap menjalani sanksi berupa denda sosial dengan membersihkan lingkungan di kawasan desa adat Intaran selama tiga hati berturut-turut atau diganti dengan denda beras lima kilogram yang dapat diuangkan menjadi Rp 50 ribu. (Mi/Ant)


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Pecalang berjaga di kawasan wisata Pantai Batu Belig di Badung yang ditutup sementara sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Pecalang atau petugas keamanan adat Bali berjaga saat kegiatan sosialisasi dan edukasi pendisiplinan penggunaan masker di wilayah Desa Adat Intaran, Sanur.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/ Fikri Yusuf

Pecalang meminta wisatawan mancanegara untuk mengenakan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Pengendara yang tidak mengenakan masker melakukan ‘push up’ saat diberikan sanksi oleh Pecalang atau petugas keamanan adat Bali dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi pendisiplinan penggunaan masker di wilayah Desa Adat Intaran, Sanur, Denpasar.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Pecalang dan petugas desa adat menegur warga yang tidak mengenakan masker saat kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pendisiplinan Penggunaan Masker di wilayah Desa Adat Intaran, Sanur, Denpasar.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Dua warga membersihkan lingkungan saat menjalani sanksi adat karena melanggar aturan pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Petugas gabungan meminta warga yang berkumpul di luar rumah untuk membubarkan diri saat kegiatan patroli di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung.


 

Peran Desa Adat yang Membuat Bali Minim Kasus Covid-19
Antara Foto/Fikri Yusuf

Sejumlah remaja menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai upaya pembinaan saat terjaring razia aksi balap liar di wilayah Desa Adat Jimbaran, Badung.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here