Indonesiainside.id, Tangerang – Sebanyak 144 warga negara Indonesia tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/6).

KJRI Istanbul berkoordinasi dengan KBRI Ankara kembali memfasilitasi repatriasi mandiri 144 warga negara Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19 di Turki.
Dalam rilisnya kepada Anadolu Agency, KJRI Istanbul menyebut para WNI menggunakan penerbangan komersial non-reguler Turkish Airlines ke Jakarta.

KJRI Istanbul menerangkan sebanyak 144 WNI tersebut antara lain 126 santri pesantren Marmara Nurul Fikri Istanbul dan mahasiswa Indonesia di Turki, 16 orang pekerja migran Indonesia yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya, dan 2 wisatawan yang tertunda kepulangannya dikarenakan flight lockdown sejak bulan Maret 2020.

Konjen RI Istanbul Imam As’ari, yang turut mengawal langsung proses repatriasi mandiri, menyampaikan perlindungan WNI merupakan prioritas utama diplomasi Indonesia, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19. Menurut Imam, seluruh WNI telah melakukan PCR Test sebelum keberangkatan dari Turki dengan hasil negatif Covid-19. (mi/aa)


 

20200618 2 43018680 56017160
 Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Sebanyak 144 warga negara Indonesia tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (18/6).


 

20200618 2 43018680 56017159
 Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Salah satu dari 144 warga negara Indonesia tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (18/6).


 

20200618 2 43018680 56017156
 Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Sebanyak 144 warga negara Indonesia tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (18/6).


 

20200618 2 43018680 56017158
Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Sebanyak 144 warga negara Indonesia tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (18/6).


 

20200618 2 43018680 56017163
 Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Sebanyak 144 warga negara Indonesia disambut anggota keluarga saat tiba dari Turki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (18/6).

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here