Indonesiainside.id, Beijing – Hampir 8,3 juta penduduk Beijing telah menjalani tes asam nukleat hingga Minggu (28/6) siang waktu setempat sejak kemunculan kembali kasus penularan lokal Covid-19.

Hasil tes dari sekitar 7,69 juta orang telah diketahui sejauh ini, kata Zhang Qiang, Wakil Kepala Departemen Organisasi Komite Partai Kota Beijing.

Zhang memaparkan kapasitas pengujian harian Beijing ditingkatkan menjadi 458.000 sampel dari sebelumnya 40.000 sampel pada 11 Juni.

Dari 11 hingga 27 Juni, Beijing melaporkan 311 kasus terkonfirmasi Covid-19 yang berasal dari penularan lokal setelah kota itu mencatatkan nol kasus serupa selama 57 hari. (mi/xh)


 

CjkinzN007009 20200629 CBPFN0A001
Sejumlah warga Beijing mengantre untuk ambil sampel usap tenggorokan dari sebuah kendaraan tes mobile yang baru diadopsi di Distrik Xicheng, Beijing,China, Minggu (28/6). Xinhua/Ju Huanzong

 

CjkinzN007010 20200629 CBPFN0A001
Sejumlah warga Beijing mengantre untuk ambil sampel usap tenggorokan dari sebuah kendaraan tes mobile yang baru diadopsi di Distrik Xicheng, Beijing,China, Minggu (28/6). Xinhua/Ju Huanzong

 

CjkinzN007007 20200629 CBPFN0A001
Petugas medis mengambil sampel usap tenggorokan seorang wanita dari sebuah kendaraan tes mobile yang baru diadopsi di Distrik Xicheng, Beijing, China, Minggu (28/6). Xinhua/Ju Huanzong

 

CjkinzN007008 20200629 CBPFN0A001
Sejumlah warga Beijing mengantre untuk ambil sampel usap tenggorokan dari sebuah kendaraan tes mobile yang baru diadopsi di Distrik Xicheng, Beijing,China, Minggu (28/6). Xinhua/Ju Huanzong

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here