Unjuk Rasa Warga Menentang Pemerintah Beirut, Seorang Polisi Tewas

Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs 'Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

Indonesiainside.id, Beirut – Seorang polisi Lebanon tewas dan 142 orang luka-luka dalam bentrokan yang terjadi pada Sabtu (8/8) saat aksi unjuk rasa menentang pemerintah digelar di Martyrs ‘Square, pusat kota Beirut, beberapa hari pascaledakan dahsyat mengguncang ibu kota tersebut.

Ledakan yang terjadi di sebuah gudang di Pelabuhan Beirut itu menewaskan sedikitnya 158 orang dan melukai 6.000 lainnya, seperti dilaporkan oleh saluran televisi LBCI. (mi/aa)


Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs ‘Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

 

Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs ‘Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

 

Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs ‘Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

 

Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs ‘Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro

 

Demonstran melakukan protes terhadap pemerintah di Martyrs ‘Square, Sabtu (8/8) setelah ledakan mematikan di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar pada 4 Agustus lalu di Beirut, Lebanon. Agensi Anadolu/Houssam Shbaro
DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here