Coding Mom Bekraf Sasar Ibu Rumah Tangga hingga Kalangan Pesantren

- Advertisement -

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta — Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) sejak tahun 2016 telah memiliki program Coding Mom. Pelatihan bahasa pemrograman yang khusus ditujukan bagi ibu rumah tangga.

Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf, Abdur Rohim Boy Berawi, mengatakan bahwa program ini dijalankan untuk mengatasi kekurangan prorgamer di Indonesia. Program ini terus berjalan hingga tahun 2019.

- Advertisement -

Rohim menjelaskan, pada 2017 program Coding Mom diluaskan cakupannya hingga menyasar para pekerja migran Indonesia. Lingkup pelatihan diperbesar lagi pada 2018 dengan merangkul penyandang disabilitas.

“Tahun ini, kita tambah Coding Mom untuk kalangan pesantren,” ujarnya di kawasan Fx Sudirman, Jakarya Selatan, Selasa (23/4).

“Kita berikan kepada mereka yang belum memiliki akses belajar pemrograman agar bisa mendapatkan kesempatan yang sama dalam bersaing dan berkompetisi,” imbuh Rohim.

Seiring perkembangan teknologi informasi, kebutuhan pemrogram alias programer untuk industri aplikasi digital terus meningkat. Misalnya, membuat situs profil perusahaan, toko online, front-end untuk rendering data, maupun untuk menguji aplikasi berkaitan dengan user interface (UI) dan user experience (UX).

Menyasar ibu rumah tangga, program Coding Mum diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada ibu rumah tangga untuk menjadi lebih berdaya guna di era teknologi informasi. Dengan begitu, ibu rumah tangga memperoleh akses ekonomi lebih luas dengan bekerja paruh waktu di rumah.

Setelah proyek percontohan yang disubsidi oleh Bekraf ini selesai, para peserta diharapkan bisa membuka kelas Coding Mum berbayar. Dengan demikian, Bekraf juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi para mentor Coding Mum.

Setiap lulusan program Coding Mum akan terhubung dengan jaringan Sribulancer.com yang menjadi tempat para sponsor memberikan pekerjaan secara langsung. Dari lulusan pertama Coding Mum, sebagian peserta sudah mendapatkan pekerjaan komersial.

Beberapa start-up atau perusahaan yang sudah siap menyerap lulusan program Coding Mum antara lain Telunjuk.com, Tokopedia, 7 Langit, dan 7-Eleven Digital. (*/Dry)

Berita terkini

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Roadmap Program Pelatihan Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong Belum Lengkap

Indonesiainside.id, Jakarta--Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong belum memberikan roadmap program persiapan timnas senior. "Dia sudah memberikan roadmap (peta jalan) untuk...

Malaysia Tangguhkan Pilot Berlisensi Pakistan, Terkait Pemalsuan Kualifikasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Regulator penerbangan Malaysia untuk sementara menangguhkan pilot yang dipekerjakan oleh maskapai domestik yang memegang lisensi Pakistan. Hal ini dilakukan setelah...

Berita terkait

Produsen Mobil Suzuki Luncurkan Produk Berwajah Toyota RAV4

Indonesiainside.id, Jakarta - Suzuki Eropa mengumumkan kehadiran mobil sport utility vehicle (SUV), Suzuki ACross bermesin PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicles) yang menggunakan basis kendaraan...

Mobil Listrik Makin Murah Mulai Tahun Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Seiring kemajuan dalam pengembangan teknologi baterai, mobil listrik harganya bakal semakin terjangkau, setidaknya mulai tahun depan. Untuk yang beredar sekarang ada...

Facebook Bantah Dapat Keuntungan dari Kebencian

Indonesiainside.id, Jakarta - Facebook menyatakan mereka tidak mendapatkan keuntungan dari ujaran kebencian, menyusul boikot memasang iklan di platform tersebut dari sejumlah perusahaan di Amerika...

Keamanan Siber jadi Prioritas Dunia, UMM Buka Prodi Cyber Security

Indonesiainside.id, Malang--Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam waktu dekat Sebuah Program Studi Diploma 4 (D4) Studi Baru Cyber Security dan Digital Forensik. Kabar ini disampaikan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here