Pengunduhan Telegram Melonjak Selama Aksi Protes di Hongkong

Demo di Hong kong. Foto: antara

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta — Unduhan aplikasi perpesanan instan, Telegram melonjak sangat tajam untuk pertama kalinya di Hongkong. Peningkatan pengguna terjadi selama aksi protes berbulan-bulan berlangsung.

Sensor Tower memaparkan, Telegram mendapat 110.000 pengguna baru, naik empat kali lipat pada Juli di Apple App Store dan Google Play. “Imigrasi” media sosial besar-besaran ini membuat peringkat Telegram mumbul ke level 7 dari sebelumnya di level 88 sebagai media sosial populer di Hongkong.

“Yang utama di antara mereka adalah aplikasi perpesanan aman Telegram,” mengutip publikasi resmi Sensor Tower, Ahad (18/8)

Baru-baru ini, Telegram menambahkan 41.000 pengguna baru pekan lalu, naik 100% dari pekan pertama Juli. Secara total, Telegram telah diinstal 1,7 juta kali di Hong Kong dan 365 juta secara global.

“Ini terlalu besar dibandingkan dengan pertumbuhan aplikasi di seluruh dunia, di mana pemasangan meningkat sebesar 92% (yoy) bulan lalu,” tulis Sensor Tower.

LIHKG, sebuah papan pesan yang beroperasi seperti Reddit, juga melejit. Pengunduhannya naik 10 kali lipat dari 12.000 unduhan aplikasi pada Juli 2018, menjadi 120.000 pengguna baru, kata Tower Sensor.

Selain media sosial, aplikasi pemberitaan juga mengalami pertumbuhan pengguna. Unduhan aplikasi semacam itu naik 197% (yoy) menurut perkiraan Sensor Tower. Unduhannya menjadi 1,6 juta pengguna bulan lalu dibandingkan dengan 522.000 pada Juli tahun lalu.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here