Pasar Smartphone Global Berupaya Keluar dari Stagnansi Penjualan

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta — Pasar smartphone global menunjukkan tanda-tanda pemulihan untuk mengakhiri periode panjang penurunan pendapatan secara triwulanan. Pengiriman selama 3Q 2019 tercatat stagnan di 380 juta unit.

“Dua pasar yang membantu menghentikan penurunan adalah India, yang telah tumbuh dengan mantap, dan Cina, sekarang menunjukkan penurunan yang lebih lambat,” dikutip siaran resmi lembaga riset Counterpoint Research, Ahad (10/11).

Namun, kedua negara terlihat telah membangun pasar antisipatif, di India, OEM dipersiapkan lebih awal untuk agenda perayaan Diwali dan penjualan online. Di Cina, Huawei, Oppo, dan Vivo mendulang banyak permintaan jelang National Day Golden Week pada bulan kemarin.

- Advertisement -

“Musim liburan yang akan datang akan mendorong permintaan smartphone ke pertumbuhan untuk paruh kedua tahun ini,” tulis lembaga itu.

Counterpoint Research merekam bahwa Samsung konsisten dengan pertumbuhan penjualannya berkat seri Galaxy Note 10 dan Galaxy A. Bauran produk yang ditingkatkan membantu perusahaan menghasilkan laba yang lebih baik.

Sementara, Huawei tumbuh 28,5% YoY secara global. Dia merebut pangsa pasar rekor 40% di Cina dan rebound di Eropa setelah penurunan pertengahan tahun yang disebabkan oleh larangan perdagangan AS.

“Seiring berlanjutnya dorongan agresifnya, ada peningkatan kebutuhan untuk manajemen persediaan yang hati-hati di Tiongkok dan Eropa pada Q4 2019,” katanya.

Pengiriman Apple iPhone turun 4% YoY. Namun, penyerapan awal untuk seri iPhone 11 cukup kuat. Konsumen di Amerika Serikat pada pre-order dan penjualan pekan pertama cukup tertatik memboyong iPhone 11 Pro Max dan iPhone 11 Pro, iPhone 11 standar naik dengan cepat ke daftar best-seller.

“Koreksi harga Apple di China dan di tempat lain dengan iPhone 11 dan iPhone XR merangsang permintaan selama minggu terakhir September,” tulis laporan itu.

Realme menjadi merek dengan pertumbuhan tercepat untuk kuartal kedua berturut-turut, meraih posisi ke-7 secara global. Peminatnya yang kuat di India dan Indonesia mendorong pertumbuhannya. (*/Dry)

Berita terkini

Ikappi Minta Pemprov DKI Bolehkan Penggunaan Kantong Plastik Sementara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta Pemrpov DKI tetap mengizinkan pedagang memakai kantong plastik sekali pakai. Permintaan ini diajukan untuk beberapa...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Bawaslu Gandeng Cyber Crime Polri Awasi Isu SARA Jelang Pilkada

Indonesiainside.id, Batam - Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Cyber Crime Polda Kepri melakukan patroli media sosial untuk mengantisipasi adanya ujaran kebencian, penyebaran berita...

Modus Impor Kurma, Polri Amankan 1,2 Ton Narkotika

Indonesiainside.id, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) memusnahkan 1,2 ton narkotika jenis sabu dan 35.000 ekstasi serta 410 ganja dari...

Pemerintah-DPR Rapat Evaluasi Prolegnas, Bahas Nasib RUU HIP hingga PKS

Indonesiainside.id, Jakarta -  Badan Legislasi (Baleg) DPR rapat kerja bersama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, dan DPD RI. Rapat yang digelar di ruang...

Berita terkait

Politikus PKB Menilai Kesehatan Bukopin Lebih Penting Daripada Isu Nasionalisme dan Merah Putih

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi menilai masalah kesehatan bank perlu dijaga lebih dulu dibandingkan isu soal nasionalisme terkait...

WHO: Flu Babi di China Sudah Dipantau Sejak 2011

Indonesiainside.id, Jenewa - Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Dr. Michael Ryan menyatakan bahwa flu babi yang baru-baru ini dipublikasikan di China bukanlah virus...

Mobil Listrik Makin Murah Mulai Tahun Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Seiring kemajuan dalam pengembangan teknologi baterai, mobil listrik harganya bakal semakin terjangkau, setidaknya mulai tahun depan. Untuk yang beredar sekarang ada...

Indonesia Tidak Masuk Dalam Daftar Negara Aman Covid-19, Tunda Dulu Rencana ke Eropa

Indonesiainside.id, Jakarta - Uni Eropa telah mengumumkan 14 negara yang masuk dalam kategori aman untuk masuk dan berpergian ke negara-negara di Eropa di tengah...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here