Peneliti Inggris Ciptakan Teknologi Fingerprint untuk Mendeteksi Pengguna Narkotika

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Tes forensik kini bisa digunakan untuk mengetahui apakah seseorang telah menggunakan obat terlarang.

Teknologi ini dapat membantu polisi mengidentifikasi pengguna dan pengedar narkoba seperti heroin, bisa terdeteksi, walaupun pengguna telah mencuci tangan.

Tes forensik yang dikembangkan oleh para ilmuwan di Inggris ini, mampu membedakan antara mereka yang telah menggunakan obat Kelas A atau secara tidak sengaja bersentuhan dengan berjabat tangan dengan orang lain yang telah menanganinya.

- Advertisement -

Melansir irishexaminer, Senin (11/11) Para peneliti dari University of Surrey membuat alat ini dengan menggunakan sampel sidik jari dari 10 pasien yang mencari perawatan di klinik rehabilitasi obat, yang telah menggunakan heroin atau kokain dalam 24 jam sebelumnya.

Peserta diminta untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum memakai sarung tangan sekali pakai. Setelah sepuluh menit, mereka diminta untuk memberikan sampel sidik jarinya.

Proses yang sama dilakukan dengan 50 relawan yang menyatakan diri mereka sebagai pengguna non-narkoba, untuk memungkinkan para ilmuwan membedakan antara zat dari masing-masing kelompok.

“Tim kami di sini di Universitas Surrey percaya bahwa teknologi yang kami kembangkan akan membuat komunitas kami lebih aman dan mempersingkat rute bagi mereka yang membutuhkan bantuan untuk mengalahkan kecanduan mereka,” kata Dr Melanie Bailey, rekan penulis makalah yang diterbitkan di The Jurnal Analitik Toksikologi.

- Advertisement -

Tim peneliti lainnya, Catia Costa menambahkan, “Hasil kami menunjukkan bahwa teknologi non-invasif dan inovatif ini cukup sensitif untuk mengidentifikasi obat-obatan Kelas A dalam beberapa skenario, bahkan setelah orang mencuci tangan mereka menggunakan metode yang berbeda-beda,” ujarnya.

Tim tersebut sebelumnya telah menerapkan teknologi serupa untuk mengungkap tanda-tanda penggunaan kokain.(PS)

Berita terkini

Nasihat untuk Para Wartawan Muslim

Seorang wartawan bertanya kepada ustadz tentang hukum profesi yang digelutinya. Bolehkah bekerja menjadi wartawan dalam Islam? Demikian inti pertanyaannya yang ditujukan kepada Ustadz Ammi Nur...
- Advertisement -
ads2 mekarsari

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Berita terkait

Produsen Mobil Suzuki Luncurkan Produk Berwajah Toyota RAV4

Indonesiainside.id, Jakarta - Suzuki Eropa mengumumkan kehadiran mobil sport utility vehicle (SUV), Suzuki ACross bermesin PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicles) yang menggunakan basis kendaraan...

Mobil Listrik Makin Murah Mulai Tahun Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Seiring kemajuan dalam pengembangan teknologi baterai, mobil listrik harganya bakal semakin terjangkau, setidaknya mulai tahun depan. Untuk yang beredar sekarang ada...

Facebook Bantah Dapat Keuntungan dari Kebencian

Indonesiainside.id, Jakarta - Facebook menyatakan mereka tidak mendapatkan keuntungan dari ujaran kebencian, menyusul boikot memasang iklan di platform tersebut dari sejumlah perusahaan di Amerika...

Keamanan Siber jadi Prioritas Dunia, UMM Buka Prodi Cyber Security

Indonesiainside.id, Malang--Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam waktu dekat Sebuah Program Studi Diploma 4 (D4) Studi Baru Cyber Security dan Digital Forensik. Kabar ini disampaikan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here