Kini Google Maps Bisa Berbicara Dalam 50 Bahasa Asing

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Google Maps sedang merancang fitur yang akan memudahkan para pelancong di negara asing dimana mereka tidak bisa berbicara bahasa lokal. Fitur terjemahan baru meminta aplikasi Google Maps untuk secara otomatis menerjemahkan dan melafalkan nama tempat dan alamatnya dalam bahasa lokal, seperti yang diberitakan Voicebot.ai Senin (18/11).

Untuk mengetahui bagaimana cara mengucapkan nama tempat, pengguna hanya perlu menekan tombol speaker di sebelah nama tempat. Selanjutnya, perangkat lunak akan mendeteksi bahasa default pada telepon untuk menentukan apakah terjemahan mungkin diperlukan.

Misalnya, ketika Anda ingin berkunjung ke salah satu lokasi di Kota Jepang, namun sulit untuk mengucapkan nama tempatnya, maka fitur ini akan memberikan ucapan yang benar, sehingga kita bisa mengikuti ucapan tersebut untuk bertanya langsung kepada penduduk di kota tersebut.

- Advertisement -

Cara menggunakannya, dalam aplikasi di Google Maps akan ada ikon speaker kecil. Ketika ikon tersebut diklik maka akan secara otomatis akan membaca pesan dalam model suara dan bahasa yang diinginkan.

Fitur ini didukung 50 bahasa antara lain Prancis, Jepang, Korea, Mandarin, Spanyol, Rusia. Ke depannya, fitur baru ini bisa meluas ke banyak bahasa secara global. Fitur ini baru tersedia untuk perangkat iOS, dan untuk Android direncanakan akan hadir bulan depan. (PS)

Berita terkini

Novak Djokovic Kembali Sumbang Dana Untuk Tangani Covid-19 di Negaranya

Indonesiainside.id, Jakarta - Petenis putra nomor 1 dunia Novak Djokovic menyumbangkan RSD5 juta atau sekitar Rp.695 juta untuk membantu sebuah kota di barat daya...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Indonesiainside.id, Al Bab - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah...

Uji Coba Buka Destinasi Wisata, Prambanan dan Ratu Boko Terapkan Protokol Kesehatan

Indonesiainside.id, Jakarta - PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan yang berkunjung...

Setelah 100 Hari Lockdown, Apa yang Terjadi di Inggris?

Indonesiainside.id, London - Banyak langkah dan perubahan yang telah dilewati Inggris selama masa pandemi. Terhitung hingga Selasa (30/6), Inggris sudah melewati 100 hari penerapan...

Berita terkait

Facebook Bantah Dapat Keuntungan dari Kebencian

Indonesiainside.id, Jakarta - Facebook menyatakan mereka tidak mendapatkan keuntungan dari ujaran kebencian, menyusul boikot memasang iklan di platform tersebut dari sejumlah perusahaan di Amerika...

Keamanan Siber jadi Prioritas Dunia, UMM Buka Prodi Cyber Security

Indonesiainside.id, Malang--Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam waktu dekat Sebuah Program Studi Diploma 4 (D4) Studi Baru Cyber Security dan Digital Forensik. Kabar ini disampaikan...

Facebook Hapus 220 Akun yang Terlibat Jaringan Kekerasan Ekstremis Sayap Kanan

Indonesiainside.id, Florida – Facebook dikabarkan mengambil tindakan untuk menghapus akun jaringan kelompok yang terkait dengan gerakan "Boogaloo", sebuah ideologi anti-pemerintah yang terobsesi dengan senjata...

Indonesia Modification Expo 2020 Bakal Usung Konsep Hybrid

Indonesiainside.id, Jakarta--Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 bakal tetap digelar pada 10 Oktober 2020 dengan mengusung konsep hybrid yang menggabungkan antara event offline dan online (daring dan luring). Andre Mulyadi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here