Peneliti Kembangkan Kendaraan Tanpa Pengemudi yang Aman, Tidak Tabrakan

Indonesiainside.id, Chicago-Para peneliti di Northwestern University (NU) mengembangkan algoritme terdesentralisasi pertama yang dapat membantu kendaraan tanpa pengemudi saling menavigasi dengan aman tanpa menabrak atau menyebabkan kemacetan lalu lintas yang tidak perlu.

Mereka menguji algoritme tersebut dalam sebuah simulasi yang melibatkan 1.024 robot dan pada 100 robot nyata di laboratorium. Robot-robot tersebut secara andal, aman dan efisien berkumpul membentuk susunan yang telah ditentukan sebelumnya dalam waktu kurang dari satu menit.

Para peneliti melakukannya dengan menjaga agar pandangan robot-robot tersebut tetap dekat.

“Setiap robot hanya dapat merasakan tiga atau empat tetangga terdekatnya,” kata Michael Rubenstein, seorang profesor di bidang Ilmu Komputer dan Teknik Mesin di McCormick School of Engineering NU sekaligus yang memimpin penelitian tersebut. “Mereka tidak dapat melihat seluruh kelompok, yang membuatnya lebih mudah untuk meningkatkan sistem. Robot berinteraksi secara lokal untuk membuat keputusan tanpa informasi global.”

“Dalam sistem desentralisasi, tidak ada pemimpin yang memberi tahu semua robot lain apa yang harus dilakukan. Setiap robot membuat keputusan sendiri. Jika satu robot gagal dalam satu kelompok, kelompok itu masih dapat menyelesaikan tugas,” kata Rubenstein dikutip Xinhua, Rabu (26/2).

Robot-robot itu perlu berkoordinasi untuk menghindari tabrakan dan jalan buntu. Untuk melakukan ini, algoritme tersebut melihat tanah di bawah robot sebagai kisi (grid). Dengan menggunakan teknologi yang mirip dengan GPS, masing-masing robot mengetahui di mana dia berada di grid. Sebelum membuat keputusan ke mana harus bergerak, masing-masing robot menggunakan sensor untuk berkomunikasi dengan tetangganya, menentukan apakah ruang terdekat di dalam grid tersebut kosong atau ditempati.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here