Rusia Temukan Alat Pendeteksi Pembom Bunuh Diri dan IED

Ilustrasi pembom bunuh diri. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Moskow – Divisi penelitian Angkatan Darat Rusia meluncurkan perangkat baru di forum the Army 2020 international military and technical forum, yang mampu mendeteksi pengebom bunuh diri yang memakai sabuk peledak dan alat peledak improvisasi (IED) dalam kerumunan.

Perangkat yang disebutkan, membekal suatu fitur satu set sensor, software dan dasbor terkoneksi operator seluler. Menurut pengembang, alat itu dapat berfungsi untuk mendeteksi pelaku di kerumunan massal, tempat besar, keramaian, pos pemeriksaan dan dalam infrastruktur transportasi, lapor media Rusia TASS, Kamis(27/8).

“Jika ada pelaku bom bunuh diri di tengah kerumunan, sistem akan mendeteksi mereka berkat tanda frekuensi radio yang unik, yang mendeteksi karakteristik dari sabuk bunuh diri atau IED,” kata perwakilan dari Resimen Ilmiah ke-5 Rusia dalam pernyataannya.

“Operator akan menerima informasi tentang lokasi objek, jarak ke sensor terdekat, dan – jika target bergerak – akan memungkinkan operator membunyikan alarm dan memberikan perintah untuk menetralkan ancaman.” ujarnya.

Menurut pengembangnya, penemuan sistem tersebut terinspirasi oleh pengalaman Angkatan Darat Rusia di Suriah. Seperti diketahui salah satu Jenderal Rusia terbunuh akibat IED di sana.

“Riset ini kami mulai sekitar tiga tahun lalu, ketika prajurit kami mendeteksi dan menyita sejumlah besar bom ikat pinggang dan IED selama mengamankan militan, memulangkan pengungsi dan operasi penjinakan ranjau,” jelasnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here