Pendekatan Baru Lebih Murah Atasi Kanker Dikembangkan Peneliti Australia

Mona Elsemary, mahasiswa PhD dari Future Industries Institute (UniSA)

Indonesiainside.id, Canberra– Sebuah pendekatan baru dalam memerangi kanker yang dapat mengurangi biaya dan efek samping dikembangkan peneliti dari Australia Selatan (South Australia/SA).  Tim peneliti mengatakan pendekatan baru itu secara efektif memurnikan sel CAR-T sebelum diinfus ke pasien.

Sebuah tim dari University of South Australia (UniSA) dan perusahaan bioterapeutik Carina Biotech pada Selasa (20/10) mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan pengobatan kanker baru berdasarkan penggunaan teknologi mikrofluida untuk “memurnikan” sel reseptor antigen kimerik (chimeric antigen receptor/CAR-T), sel-sel kekebalan yang direkayasa secara biologis dan merupakan dasar dari imunoterapi seluler, sebuah terapi kanker transformatif yang memanfaatkan kekuatan sistem kekebalan pasien untuk melawan kanker. Menurut Mona Elsemary, seorang mahasiswa PhD dari Future Industries Institute UniSA, Dengan memurnikan sel-sel tersebut, 90 persen dimetil sulfoksida (dimethyl sulfoxide/DMSO) yang dapat menyebabkan reaksi alergi parah dan efek samping toksik terhadap pasien dengan sel CAR-T akan lenyap.

“Terapi CAR-T telah membuahkan beberapa hasil yang luar biasa untuk melawan kanker darah dan ada upaya penelitian internasional sangat besar yang sedang dilakukan untuk mengubah keberhasilan ini menjadi produksi perawatan CAR-T untuk kanker solid,” kata Elsemary dalam sebuah rilis media.  “Meski demikian, proses pembuatan CAR-T kerap terhalang oleh hambatan yang signifikan dan tingginya biaya, yang mencegah tercapainya potensi penuh dari terapi penyelamat hidup ini,” tambahnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here