Realme Ingin Perkuat AIoT di Indonesia

Indonesiainside.id, Jakarta – Merk gawai asal China, realme, ingin memperkuat posisi mereka sebagai pemain produk artificial internet of things (AIoT) di Indonesia dengan meluncurkan serangkaian produk mulai dari earphone sampai smart camera.

“Kami sudah punya beberapa produk AIoT, ini strategi yang akan kami teruskan,” kata Direktur Pemasaran realme Indonesia, Palson Yi, saat acara peluncuran narzo 20 secara virtual, Kamis (5/10).

realme mengatakan AIoT juga akan menjadi bisnis utama mereka di Indonesia, selain ponsel. Tahun depan, mereka menargetkan lebih dari 30 persen penjualan gawai mereka di Indonesia disumbang dari AIoT.

Menjelang akhir 2020, realme meluncurkan serangkaian produk AIoT sekaligus, yakni jam tangan pintar Watch S, earphone Buds Air Pro, Smart Cam 360, sikat gigi elektrik Sonic Toothbrush dan Power Bank 2i.

Jam tangan Watch S hadir dengan dial 1,3 inci berbentuk bulat yang ditenagai chip S1. Watch S dibekali baterai 390mAH, diklaim dapat bertahan hingga 15 hari.

realme Watch S memiliki fitur kesehatan berupa pengukur detak jantung (heart rate monitor), menggunakan sensor PPG dari Goodix yang bisa mengukur detak jantung penggunanya selama 24 jam.

Perangkat wearable itu juga memiliki fitur SpO2, pengukur kadar oksigen dalam darah, realme mengklaim tingkat akurasi fitur ini sebanding dengan alat medis.

realme Buds Air Pro menawarkan active noise cancellation hingga 35 desibel dan latensi rendah 94ms jika menggunakan fitur Game Mode. Earphone ini ditenagai chip S1, kombinasi dengan baterai sebesar 486mAh menjanjikan masa pakai selama 25 jam.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here