Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekspor 545 Ton Produk Unggas, Mentan: Bukti Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor

Oleh Saifan Zaking
Tue, 3 Mar 2026 - 17:54
Ekspor 545 Ton Produk Unggas, Mentan: Bukti Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor

Indonesiainside.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Pengiriman dilakukan bertahap hingga 31 Maret 2026.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa industri perunggasan nasional tidak hanya telah swasembada ayam dan telur, tetapi juga mulai memperluas pasar ke tingkat global.

“Sekarang ini kita sudah swasembada telur, ayam, beras, dan seterusnya. Nah ini kita dorong ekspor ke negara-negara lain. Sekarang ada 10 tujuan negara langganan ekspor kita. Hari ini ada tiga negara tujuan kita akan kirim telur, ayam, atau produk unggas dan turunannya,” kata Amran saat pelepasan ekspor di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/3).

Ia menegaskan keberhasilan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia tidak lagi bergantung pada impor ayam.

Baca Juga

Scoot Buka Rute Langsung Singapura–Belitung, Upaya Penguatan Konektivitas Wisata Internasional

Scoot Buka Rute Langsung Singapura–Belitung, Upaya Penguatan Konektivitas Wisata Internasional

15/05/2026 - 14:54
MK Putuskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Status IKN Tunggu Keppres Presiden

MK Putuskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Status IKN Tunggu Keppres Presiden

13/05/2026 - 15:36

“Kita sepakat bagaimana menjadi lumbung pangan dunia. Karbohidrat dan protein. Sekarang protein, ini dari, khususnya dari unggas, sudah swasembada dan ekspor,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Amran, juga berupaya menjaga agar lonjakan produksi tidak berujung pada anjloknya harga di tingkat peternak. Salah satunya dengan mengendalikan surplus melalui penyerapan domestik, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memperluas pasar ekspor.

Dengan cara itu, keseimbangan antara pasokan dan harga diharapkan tetap terjaga.

Ekspor kali ini melibatkan empat perusahaan nasional. Kontribusi terbesar berasal dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang mengekspor 517 ton telur konsumsi atau setara 8,13 juta butir ke Singapura senilai Rp15,9 miliar.

Pada 3 Maret 2026 saja, perusahaan tersebut mengirim 41,3 ton telur dengan nilai sekitar Rp1,2 miliar.

Selain itu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengekspor enam ton olahan ayam ke Singapura senilai sekitar Rp1 miliar. PT Taat Indah Bersinar mengirim 22 ton olahan ayam dan karkas ke Timor Leste senilai Rp837 juta. Sementara PT Malindo Food Delight menembus pasar Jepang dengan enam ton produk olahan seperti nugget dan karaage senilai Rp271,3 juta.

Bagi pelaku usaha, ekspor ini memberikan kepastian pasar di tengah produksi nasional yang melimpah. Pemerintah memanfaatkan surplus untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus memperluas akses pasar global.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan keberhasilan ekspor tidak lepas dari penguatan sistem kesehatan hewan serta pengawasan berbasis standar internasional.

“Setiap produk yang diekspor telah melalui proses sertifikasi veteriner dan pengawasan ketat sesuai persyaratan negara tujuan. Kami memastikan aspek traceability, biosekuriti, dan keamanan pangan terpenuhi agar ekspor berkelanjutan,” kata Agung.

Ia menambahkan pembukaan dan pemeliharaan akses pasar luar negeri terus dilakukan melalui diplomasi veteriner dengan negara mitra.

“Kami terus memperkuat komunikasi teknis dengan otoritas veteriner negara mitra. Kepercayaan pasar internasional harus dijaga dengan konsistensi mutu dan kepatuhan terhadap standar,” pungkas dia.

Dengan produksi yang melimpah dan pasar ekspor yang terus berkembang, pemerintah optimistis industri perunggasan nasional akan semakin kuat dan berdaya saing di pasar internasional.

Tags: Ekspor UnggasImpor UnggasJepangmentan andi amran sulaimansingapuraTimor Leste
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia
Ekonomi

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

17/05/2026 - 13:29
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”
Ekonomi

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 - 10:46
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026
Ekonomi

Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026

15/05/2026 - 18:11
Strategi Kemenperin Perkuat Program Penggunaan Produk Dalam Negeri
Ekonomi

Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal Keramik IKM, Bidik Pasar Timur Tengah dan ASEAN

15/05/2026 - 17:22
Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia
Ekonomi

Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia

15/05/2026 - 14:48
Elpiji Bersubsidi
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal untuk Jaga Pasokan LPG Nasional

15/05/2026 - 13:23

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.