Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Internasional

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Oleh Eko Pujianto
Sun, 17 May 2026 - 07:12
ilustrasi

ilustrasi

Indonesiainside.id – Republik Demokratik Kongo (DRC) kembali diguncang oleh ancaman kesehatan serius. Kementerian Kesehatan setempat baru saja mengumumkan gelombang wabah baru yang memicu kekhawatiran global. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 246 kasus yang dicurigai dengan angka kematian mencapai 80 orang di provinsi terpencil, Ituri.

Berbeda dengan wabah sebelumnya, kali ini virus yang menyebar adalah spesies langka bernama Ebola Bundibugyo. Spesies ini dikenal sangat sulit dideteksi oleh alat tes lapangan standar, dan hingga kini belum ada vaksin atau terapi medis yang berlisensi untuk mengatasinya.

Kronologi Penyebaran dan Lolos dari Deteksi Awal

Kasus pertama yang teridentifikasi menimpa seorang perawat yang mulai bergejala pada 24 April dan meninggal dunia di Pusat Medis Evangelis di Bunia, ibu kota Ituri. Pengujian sampel di Institut Nasional Penelitian Biomedis (INRB) Kinshasa mengonfirmasi bahwa delapan pasien positif terinfeksi, di mana empat di antaranya merupakan tenaga medis. Kondisi ini mengindikasikan bahwa penularan telah terjadi di dalam fasilitas kesehatan.

Baca Juga

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 - 11:54
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 - 10:46

Penyebaran ini bahkan telah melewati batas negara. Seorang pria Kongo dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Uganda pada 14 Mei dan dinyatakan positif Ebola, memicu alarm kewaspadaan internasional terkait risiko penyebaran lintas batas.

Kepala Epidemiologi dan Kesehatan Global di INRB, Placide Mbala, mengungkapkan bahwa keterlambatan deteksi ini terjadi karena alat uji awal di Bunia menggunakan mesin Genexpert. Alat tersebut dirancang khusus hanya untuk mengenali spesies Ebola Zaire—varian yang paling umum memicu wabah di Kongo. Akibatnya, sejumlah sampel yang diambil dari zona kesehatan Aru dan Rwampara sempat menunjukkan hasil negatif palsu sebelum akhirnya divalidasi ulang di laboratorium pusat Kinshasa melalui uji genetik PCR.

Karakteristik Ebola Bundibugyo: Sulit Dideteksi, Minim Penawar

Ebola Bundibugyo pertama kali diidentifikasi pada tahun 2007 di Distrik Bundibugyo, Uganda barat, yang menewaskan 42 orang dari 131 kasus. Kongo sendiri pernah menghadapi spesies ini pada tahun 2012 dengan catatan 57 kasus penularan dan 29 kematian.

Gejala klinis varian ini menyerupai Ebola Zaire, namun absennya vaksin pelindung menjadi tantangan terbesar saat ini. Ahli virologi dari Universitas Manitoba, Jason Kindrachuk, menyebutkan bahwa ketiadaan vaksin berlisensi untuk Bundibugyo akan membuat upaya penanganan di lapangan menjadi jauh lebih berat dibandingkan penanganan wabah-wabah sebelumnya.

Selain faktor biologis virus, tim medis di lapangan juga harus berpacu dengan situasi keamanan yang mencekam di Ituri. Wilayah yang kaya akan mineral ini sedang menjadi perebutan kekuasaan oleh beberapa kelompok milisi bersenjata, termasuk CODECO dan Pasukan Demokratik Sekutu yang berafiliasi dengan ISIS.

Placide Mbala mengkhawatirkan situasi ini akan mengulang memori kelam wabah Ebola tahun 2018 di DRC timur, yang menjadi wabah terbesar akibat konflik lokal. Masalah keamanan yang memaksa penghentian investigasi lapangan berdampak langsung pada bebasnya virus menyebar tanpa terkendali di tengah masyarakat yang mobile.

Merespons situasi kritis ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bergerak cepat dengan mengirimkan tim darurat serta bantuan alat pelindung diri ke Ituri. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan pengucuran dana taktis sebesar $500.000 dari Dana Kontingensi untuk Keadaan Darurat demi menyokong operasi penyelamatan.

Meskipun dihadapkan pada skenario tersulit, Kongo dinilai memiliki modal pengalaman yang kuat. Para pekerja medis garis depan di negara ini memiliki rekam jejak panjang dalam meredam wabah melalui protokol standar seperti isolasi ketat, pelacakan kontak erat, dan karantina wilayah.

Meski demikian, ahli epidemiologi dari Universitas California Los Angeles, Anne Rimoin, memperingatkan bahwa kompleksitas patogen ini akan menjadi ujian nyata bagi ketangguhan infrastruktur keamanan kesehatan global dalam menghadapi ancaman pandemi baru.(Nto)

 

Tags: Berita KongoEbola BundibugyoEbola KongoHeadlineInfo Kesehatan DuniaKasus Ebola UgandaKrisis Kesehatan IturiPenyakit MenularVirus MematikanWabah Ebola BaruWHO
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern
Internasional

Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern

16/05/2026 - 13:50
Pesawat Terakhir Sementara Ke Cina Pasca Penyebaran Virus Corona
Internasional

Maskapai China Naikkan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik Mulai 16 Mei

15/05/2026 - 11:33
Diserang Tarif 145 Persen Amerika, China: Emang Gue Takut
Internasional

Trump Sebut China Tetap Ingin Beli Minyak Iran, Singgung Selat Hormuz

15/05/2026 - 09:54
Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan
Internasional

Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan

15/05/2026 - 09:15
Iran di Forum BRICS: Dunia Tidak Bisa Lagi Tunduk pada Hegemoni
Internasional

Iran di Forum BRICS: Dunia Tidak Bisa Lagi Tunduk pada Hegemoni

14/05/2026 - 15:13
Ketegangan Baru Teluk, Iran Kecam Penahanan Warganya oleh Kuwait
Internasional

Ketegangan Baru Teluk, Iran Kecam Penahanan Warganya oleh Kuwait

14/05/2026 - 15:07
Please login to join discussion

Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

Prabowo Jadikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Desa

16/05/2026 17:25
Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar

Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar

16/05/2026 16:43
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.