Oleh: Suandri Ansah
Indonesiainside.id, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp1 triliun untuk pengadaan lahan ruang terbuka hijau (RTH) taman dalam APBD DKI Jakarta 2019. Kegiatan itu dianggarkan dalam pos Dinas Kehutanan DKI Jakarta.
Komunitas Pemuda Jakarta Peduli Lingkungan (KPJPL) sangat mengapresiasi langkah dinas kehutanan. Ketua KPJPL, Amri Zikri menilai penyusunan nggaran pembebasan lahan telah dilakukan secara optimal mengenai lahan yang akan di jadikan RTH.
“Saat ini hanya 9,98 persen saja yang telah menjadi RTH, maka dari itu pembebasan lahan ini sangat penting. Kami mengapresiasi kinerja Dinas Kehutanan dan UPT Pengadaan tanah yang bekerja sangat maksimal dalam proses pembebasan,” ujar Amri kepada Indonesiainside.id, Senin (26/8).
Jalur hijau di Jakarta yang merupakan RTH banyak beralih fungsi yang saat ini sedang digencarkan pembebasan lahan oleh Dinas Kehutanan. Pembebasan lahan ini adalah satu dari sekian banyak opsi untuk menambah RTH.
Amri menambahkan, dengan memanfaatkan kawasan yang belum diolah, sejatinya bisa membuat perluasan RTH semakin bertambah.“Dinas Kehutanan ini juga masih punya PR lain bukan hanya membebaskan lahan, tapi yang paling penting bisa menyiapkan road map-nya,” imbuh dia.
Menurutnya, guna menghadirkan RTH menjadi taman-taman yang bisa digunakan oleh masyarkat DKI Jakarta tidak hanya sekedar membebaskan lahan yang tidak memilik fungsi untuk masyarakat. Gubernur DKI, Anies Baswedan dengan konsep Maju Kotanya, Bahagia Warganyaitu harus dihadirkan dengan taman yang menarik untuk warga.
“Mungkin kita bisa mencontoh Singapura dalam pengelolahan RTH menjadi taman-taman yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
“Pengelolaan RTH ini juga bisa digunakan untuk menjadikan taman-taman yang akan di bangun menjadi ikon DKI Jakarta dan menjadi daya tarik juga menjadi tempat wisata dan juga terkoneksi dengan moda transportasi,” imbuh Amri. (*/Dry)














