Indonesiainside.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, melakukan ramp check terhadap ratusan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. Dari total 340 unit bus AKAP yang diperiksa, sebanyak 16 unit dinyatakan belum memenuhi standar kelayakan jalan.
Kepala Terminal Bus Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh bus yang beroperasi berada dalam kondisi prima. “Pemeriksaan meliputi pemeriksaan administrasi dan teknis seperti rem, ban, lampu, wiper, klakson, sistem kelistrikan, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), alat pemecah kaca. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi,” ujarnya, Senin (22/12).
Prasetyo menjelaskan, dari hasil pemeriksaan bersama Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Angke, masih ditemukan sejumlah bus yang tidak memenuhi persyaratan teknis. “Ada sebanyak 16 unit bus yang tidak lulus uji karena kondisi ban gundul, lampu mati, hingga fungsi pengereman yang tidak maksimal,” bebernya.
Ia menegaskan, bus-bus yang dinyatakan belum laik jalan tidak diizinkan beroperasi sebelum dilakukan perbaikan. Pihak pengelola telah meminta perusahaan otobus (PO) untuk segera melengkapi dan memperbaiki seluruh kekurangan yang ditemukan saat pemeriksaan. “Kendaraan yang belum laik tidak akan diberangkatkan sebelum memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” tegasnya.
Selain memastikan kelayakan kendaraan, pihak Terminal Kalideres juga mengimbau para calon penumpang untuk tetap waspada dan menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan. “Kami juga sediakan posko kesehatan gratis yang bisa dinikmati siapa saja. Kami tentunya akan memberikan pelayanan yang maksimal di sini,” tandas Prasetyo.














