Indonesiainside.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemerintah pusat akan menanggung biaya perbaikan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan halte Transjakarta yang terbakar di kawasan Senen dan Polda Metro Jaya.
“Dua itu (halte Senen dan Polda Metro Jaya) akan kami kerjakan dengan cepat. Harapannya, secara fungsional kurang dari tujuh hari,” kata Dody usai menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, dikutip Rabu (3/9).
Menurut Dody, biaya perbaikan akan menggunakan anggaran darurat yang sudah disiapkan Kementerian PU. Ia menyebut, total kerugian akibat rangkaian unjuk rasa di seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp900 miliar, dan dana dengan nilai yang sama telah dialokasikan untuk percepatan renovasi fasilitas yang rusak.
“Kami sudah menganggarkan Rp900 miliar untuk seluruh Indonesia, bukan hanya untuk Jakarta. Insya-Allah cukup untuk menanggung dua JPO (Senen dan Polda Metro Jaya),” ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambahkan, pihaknya memperbarui perhitungan kerugian di Jakarta yang semula Rp55 miliar menjadi Rp80 miliar setelah memasukkan kerusakan dari pembakaran JPO Senen dan Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Pemprov DKI mencatat kerugian Rp55 miliar meliputi kerusakan infrastruktur dua BUMD, yakni PT Transjakarta dan PT MRT Jakarta, serta sejumlah kamera pengawas (CCTV). Dari jumlah tersebut, kerugian PT MRT Jakarta sebesar Rp3,3 miliar, kerusakan fasilitas Transjakarta sekitar Rp41,6 miliar, dan kerusakan CCTV serta infrastruktur lainnya Rp5,5 miliar.













