Indonesiainside.id— Kisah mengharukan sekaligus unik ini tengah viral di media sosial, terutama di TikTok, setelah seorang wanita Thailand berhasil menemukan kucing peliharaannya yang hilang dengan cara tak biasa — yakni “meminta tolong” pada kucing-kucing liar di lingkungannya menggunakan ponsel.
Menurut laporan media lokal, wanita itu panik setelah kucing kesayangannya bernama Lamut menghilang tanpa jejak. Ia telah mencarinya sepanjang malam, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan hewan peliharaannya itu.
Di tengah keputusasaan, ia kemudian mengambil langkah tak terduga: mendekati kucing-kucing jalanan di sekitar rumahnya, lalu menunjukkan foto Lamut melalui layar ponselnya.
“Tolong… tolong temukan dia dan katakan dia pulang,” katanya dengan nada penuh harap kepada seekor kucing liar sambil memperlihatkan gambar Lamut di layar ponsel, seperti dikutip dari laporan media setempat.
@fairy_kissxx3 #duet with @The Smart Local Thailand #tslthwut
♬ original sound – The Smart Local Thailand – The Smart Local Thailand
Keajaiban pun terjadi. Keesokan harinya, Lamut tiba-tiba pulang ke rumah dengan selamat. Tidak diketahui bagaimana caranya, namun sang pemilik yakin “doa dan komunikasi hatinya melalui para kucing liar” telah sampai kepada peliharaannya.
Sebagai bentuk terima kasih, wanita itu kini rutin memberi makan kucing liar yang sempat “membantunya,” menjadikan mereka bagian dari kehidupan barunya.
Momen mengharukan itu direkam dan diunggah ke TikTok, memperlihatkan wanita tersebut memperlihatkan foto Lamut kepada kucing liar di pinggir jalan. Video berdurasi singkat itu kini telah ditonton ratusan ribu kali, mengundang berbagai komentar kagum dari warganet.
Banyak yang menyebut kisah ini sebagai “bukti bahwa cinta antara manusia dan hewan bisa menembus batas logika.”
“Ini luar biasa. Bahkan kucing liar pun bisa memahami energi kasih sayang manusia,” tulis salah satu pengguna TikTok dalam kolom komentar.
Kisah ini bukan hanya viral karena keajaibannya, tetapi juga karena pesan yang dibawanya — bahwa teknologi sederhana seperti ponsel bisa menjadi alat penyelamat, bahkan dalam misi penuh kasih: mencari hewan peliharaan yang hilang.*













