Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Property Market Outlook 2020, Indeks Harga Properti Bakal Naik 6%-9%

Oleh Andryanto S
Tue, 12 Nov 2019 - 14:33
Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com

Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com (ketiga dari kiri) memberikan pemaparan. Foto: Andryanto S/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Pasar properti di Indonesia diprediksi lebih positif pada 2020, setelah sempat tertahan pertumbuhannya pada 2019. Indeks harga properti hunian pada 2020 akan mengalami kenaikan 6%-9% year on year (y-o-y). Sementara indeks suplai properti hunian akan mengalami pertumbuhan pada kisaran 5% (y-o-y) hingga akhir 2020.

Hal itu terungkap dalam Rumah.com Property Market Outlook 2020 yang dipaparkan di Jakarta, Selasa (12/11). “Penyerapan suplai properti hunian masih akan datang dari rumah tipe kecil dan menengah dengan harga di bawah Rp750.000.000. Penjual sebaiknya memberikan alokasi perhatian lebih pada properti residensial kelas menengah dan menengah atas, dengan menonjolkan prospek investasi dan dukungan transportasi umum di sekitar properti,” ujar Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com dalam pemaparannya.

Di sisi lain, lanjut dia, terdapat fenomena menarik dari hasil survei Rumah.com Property Market Outlook 2020. Cicilan syariah sangat populer di kalangan responden usia millenial (56%) dan kalangan penghasilan rendah (59%). “Tren ini baru terjadi 2 tahun terakhir, di mana KPR syariah mulai meningkat. Tingginya permintaan KPR syariah di kalangan millenial ini terjadi karena dua faktor, yakni secara sosial terjadi peningkatan kesadaran akan keyakinan ajaran agama dan secara ekonomi, KPR syariah dapat memberikan ketenangan jangka panjang dengan cicilan yang tetap serta stabil,” ujar Ike.

Ike menambahkan, konsumen tidak mempermasalahkan kondisi rumah (baru atau seken) dan lebih menekankan pentingnya ketersediaan sarana transportasi umum. “Pencari properti disarankan untuk memanfaatkan periode pelonggaran loan to value dan memanfaatkan penawaran-penawaran promo dari pengembang dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Baca Juga

Masyita Crystallin Resmi Lepas Jabatan Dirjen Kemenkeu, Kini Jabat Posisi Strategis di Danantara

Masyita Crystallin Resmi Lepas Jabatan Dirjen Kemenkeu, Kini Jabat Posisi Strategis di Danantara

13/02/2026 - 14:18
Hasjim Sebut Presiden Prabowo Marah Besar IHSG Anjlok, Desak Pejabat OJK-BEI Mundur

Hasjim Sebut Presiden Prabowo Marah Besar IHSG Anjlok, Desak Pejabat OJK-BEI Mundur

12/02/2026 - 10:27

Dia menyampaikan Rumah.com menyajikan lebih dari 400.000 data properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya. “Dengan statistik tersebut, Rumah.com memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia. Kami memiliki Rumah.com Property Market Index dan juga Rumah.com Affordability Sentiment Index yang menjelaskan pasar properti dari sisi supply dan juga demand. Melalui Rumah.com Property Market Outlook 2020 ini, Rumah.com bisa memberikan advokasi yang berkualitas bagi konsumen maupun pemangku kepentingan lainnya melalui informasi properti yang komprehensif, tepat dan akurat,” jelas Ike.

Menurut Rumah.com Property Market Outlook 2020, harga properti tetap mengalami kenaikan secara kuartalan maupun tahunan, namun optimisme penjual tidak sebesar tahun lalu jika dilihat dari suplainya. Permintaan pasar masih akan tetap didominasi dari kalangan menengah dan menengah bawah. Namun, pelonggaran LTV dan PPnBM diharapkan dapat meningkatkan optimisme pasar properti kelas atas.

“Minat terhadap properti residensial seken hampir sama besar dengan properti residesial baru. Pencari hunian lebih mengutamakan lokasi dan sarana transportasi umum yang terdapat di sekitar hunian,” ungkap Ike.

Pemaparan Rumah.com Property Market Outlook 2020 juga dihadiri oleh Josua Pardede, Chief Economist Bank Permata, dan Dianhadi Setyonaluri, peneliti dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI). “Tahun 2020, sektor properti akan lebih baik dilihat dari tren peningkatan penjualan yang mulai terjadi di kuartal III 2019. Tren penjualan properti di kuartal III masih tumbuh 13,95% didorong penjualan rumah tipe sedang dan besar. Dorongan pemerintah dengan kebijakan pelonggaran LTV dan penurunan suku bunga acuan juga membuat iklim properti makin prospektif,” ujar Josua Pardede.

Josua menilai permintaan properti di 2020 masih tetap tinggi dilihat dari prediksi backlog yang masih besar. “Tahun 2020, backlog properti atau short supply perumahan diperkirakan mencapai 15 juta unit. Ini yang menjadi perhatian pemerintah untuk mendorong sektor properti,” jelasnya.

Sementara Dianhadi menilai konsumen cenderung mempertimbangkan 4 faktor utama dalam membeli properti terutama rumah hunian. “Dari perspektif life cycle, keluarga cenderung membeli rumah setelah kelahiran anak pertama. Empat pertimbangan utama membeli rumah antara lain dekat dengan transportasi publik, akses ke pengaruh anak (misalnya daycare), akses ke aminities lainnya seperti rumah sakit, taman bermain, pasar, dan mall,” ucapnya. (*/Dry)

Tags: investasiPropertisektor properti
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia
Ekonomi

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

17/05/2026 - 13:29
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”
Ekonomi

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 - 10:46
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026
Ekonomi

Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026

15/05/2026 - 18:11
Strategi Kemenperin Perkuat Program Penggunaan Produk Dalam Negeri
Ekonomi

Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal Keramik IKM, Bidik Pasar Timur Tengah dan ASEAN

15/05/2026 - 17:22
Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia
Ekonomi

Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia

15/05/2026 - 14:48
Elpiji Bersubsidi
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal untuk Jaga Pasokan LPG Nasional

15/05/2026 - 13:23

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026
Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.