Pemerintah Diminta Perbaiki Distribusi Pangan
Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah diminta memperbaiki distribusi pangan hingga tingkat daerah. Hal ini penting guna menjaga keseimbangan stok antara kota besar dengan pedesaan.
Anggota DPR, Andi Akmal Pasluddin meminta Kementerian Pertanian (Kementan) bukan saja menjamin stok pangan terutama beras aman hingga hari raya Idul Fitri. Namun ada tindak lanjut yang sangat penting yakni distribusi pangan yang baik.
“Sehingga tidak menimbulkan ketidakseimbangan stok antara daerah kota besar dan perdesaan, antara pulau Jawa dan non pulau jawa,” ungkap Andi, Selasa (28/4).
Menurut Akmal, manajemen stok di setiap wilayah seluruh Indonesia menjadi regulasi penting untuk memastikan bahwa jumlah stok aman secara nasional. Kemudian pangan terdistribusi ke seluruh daerah sesuai dengan proporsi jumlah penduduk.
Namun, kata dia, perlu menjadi perhatian pemerintah, saat ini peternak ayam banyak menghadapi kebangkrutan. Selain itu, harga gula dan bawang putih menjadi polemik.
Selain itu, gula pasir, daging sapi dan bawang putih saat ini menjadi komoditas yang terus bermasalah pada persoalan harga. Sedangkan komoditas pokok lain, lanjut Akmal, seperti beras, jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, telur ayam, dan minyak goreng memiliki kestabilan.
Namun ancaman distribusi ke daerah-daerah akan selalu menjadi persoalan tersendiri. Untuk itu, dia meminta Kementan bekerjasama dengan Bulog untuk memastikan bahwa distribusi logistik aman.
“Saat ini jasa logistik memiliki keterlambatan yang signifikan. Berbagai jasa pengiriman barang menunjukkan telah menghilangkan jaminan ketersampaian jasa sehari sampai. Ini merupakan tanda, bahwa logistik pemerintah perlu waspada bahwa di lapangan ada persoalan terkait distribusi ini,” jelas anggota Fraksi PKS ini. (MSH)














