Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Malaysia Menyiapkan Pusat Pariwisata Kesehatan Terbaik di Dunia Tahun 2025

Oleh AH Kholis
Wed, 3 Nov 2021 - 17:30
Sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur

Sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur—Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin meluncurkan Cetak Biru Industri Pariwisata Kesehatan 2021-2025 yang bertujuan untuk membantu mempersiapkan Malaysia menjadi hub pariwisata kesehatan terbaik dunia pada tahun 2025. Pedoman bagi pemangku kepentingan dalam industri ini termasuk memberikan pengalaman wisata kesehatan terbaik Malaysia dan mendorong pemulihan industri dalam transisi ke fase endemic, kutip beritaharin.sg, Singapura.

Khairy mengatakan rencana aksi juga memberikan pedoman yang jelas untuk rantai nilai Malaysia dan industri perawatan kesehatan. Ia mengatakan dengan cetak biru yang ditetapkan oleh Malaysian Healthcare Tourism Council (MHTC), Malaysia diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata kesehatan terbaik pada tahun 2025.

Rencana aksi tersebut, lanjutnya, mencakup lima pendekatan berbeda dan berpusat pada tiga pilar strategis, yaitu ekosistem perjalanan kesehatan, merek perawatan kesehatan Malaysia, dan pasar. “Melalui rencana aksi ini, pemerintah akan berbagi pengalaman baru dengan wisatawan kesehatan melalui pendekatan terpadu dan kolaborasi digital, khususnya untuk Cardiology and Fertility Hub dan Cancer Treatment Center of Excellence.

“Selama 10 tahun terakhir, industri pariwisata kesehatan negara telah mengumpulkan berbagai pengakuan di wilayah ini,” kata Khairy. “Faktanya, sejak Juli tahun lalu, negara ini telah membuktikan kemampuannya dalam keamanan kesehatan untuk memungkinkan pembukaan kembali perbatasan yang aman dan terkendali,” tambahnya.

Baca Juga

Kemenhaj Tegaskan Larangan Ziarah Sebelum Armuzna, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Kemenhaj Tegaskan Larangan Ziarah Sebelum Armuzna, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

07/05/2026 - 14:35
Tiba di Madinah, Jamaah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Tiba di Madinah, Jamaah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

04/05/2026 - 13:31

“Itu berhasil dilakukan berkat kerja sama yang erat antara Dewan Keamanan Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Imigrasi, dan Dewan Pariwisata Kesehatan Malaysia,” katanya, saat meluncurkan rencana aksi virtual kemarin.

Khairy mengatakan rencana aksi tersebut juga disusun sejalan dengan perkembangan sektor kesehatan yang kini berkembang pesat sejak pandemi Covid-19 dan difokuskan terutama untuk memberikan pelayanan dan pengalaman berkualitas terbaik kepada pasien. Pada saat yang sama, katanya, rencana aksi itu juga penting karena negara bersiap untuk membuat Rumah Sakit Wisata Medis pertama di negara itu.

Selain itu, kata Khairy, pada 2019 lebih dari 1,22 juta wisatawan kesehatan akan memilih Malaysia sebagai tujuan mereka, sehingga memungkinkan negara itu menghasilkan pendapatan hampir RM1,7 miliar ($ 0,55 miliar). “Namun, pendapatan turun menjadi RM800 juta tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19,” katanya.

Dia menambahkan bahwa cetak biru tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekosistem pariwisata perawatan kesehatan, memperkuat merek perawatan kesehatan Malaysia dan memperluas pengenalan penawaran perawatan kesehatan di Malaysia ke pasar yang lebih tertarget.

Strategi utamanya termasuk meningkatkan kualitas perawatan medis, mendigitalkan perjalanan pasien dan upaya berkelanjutan untuk menjadi tujuan terkemuka dunia yang menyediakan layanan medis yang terjangkau bagi pelancong kesehatan. “Dengan cetak biru ini, Malaysia mulai membentuk perbatasan baru untuk mengevaluasi kembali pengalaman pasien melalui pendekatan digitalisasi yang kolaboratif dan terintegrasi,” katanya.

Pelaku industri kemudian akan bekerja sama untuk memperluas kesadaran akan layanan kesehatan khusus yang ditawarkan oleh Malaysia seperti Asian Fertility Hub, Asian Cardiology Hub, dan Cancer Care Center of Excellence di bawah Fase Rekonstruksi dari 2023 hingga 2025. (NE)

Tags: industri pariwisatakesehatanMalaysiaPusat Pariwisata Kesehatanrumah sakit
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia
Ekonomi

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

17/05/2026 - 13:29
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”
Ekonomi

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 - 10:46
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026
Ekonomi

Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026

15/05/2026 - 18:11
Strategi Kemenperin Perkuat Program Penggunaan Produk Dalam Negeri
Ekonomi

Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal Keramik IKM, Bidik Pasar Timur Tengah dan ASEAN

15/05/2026 - 17:22
Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia
Ekonomi

Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia

15/05/2026 - 14:48
Elpiji Bersubsidi
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal untuk Jaga Pasokan LPG Nasional

15/05/2026 - 13:23

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.