Indonesiainside.id – Jakarta akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 pada 22 Juni mendatang. Namun meski sudah memasuki umur hampir lima abad, masih banyak permasalahan yang tidak kunjung usai, salah satunya adalah kemacetan yang sering dikeluhkan masyarakat.
Terkait hal itu, Bakal Calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta dari Golkar, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan bahwa hadiah terbaik bagi ibu kota adalah mendapatkan pemimpin yang memiliki upaya nyata dalam mengatasi kemacetan. Mengingat bahwa Jakarta merupakan pusat kegiatan ekonomi nasional.
“Jakarta adalah sentral untuk berbagai kegiatan, sehingga traffic sangat padat pada jam-jam sibuk tidak bisa dihindari. Pergerakan manusia dan barang di kota ini sangat tinggi,” ungkap Bang Zaki, sapaan akrabnya, Selasa (4/6).
Serangkaian strategi telah disiapkan untuk menangani masalah kemacetan. Salah satunya adalah dengan memperkuat transportasi publik. “Kami terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas transportasi publik, termasuk memperluas jaringan TransJakarta dan MRT,” kata pria yang juga Ketua DPD Golkar DKI Jakarta tersebut.
Untuk mengurangi kemacetan, Bang Zaki juga menekankan pentingnya koordinasi antar pemerintah daerah dengan pemerintah pusat terkait pembangunan transportasi publik. Upaya lain yang disebut Zaki adalah pengaturan ulang zonasi parkir serta peningkatan penggunaan teknologi dalam manajemen lalu lintas.
“Penggunaan teknologi seperti traffic management system dan penerapan Electronic Road Pricing (ERP) akan dioptimalkan untuk mengurangi volume kendaraan di jalan-jalan utama,” jelasnya.
Bang Zaki juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah ini. “Kesadaran dan disiplin masyarakat sangat diperlukan. Kami mengajak semua warga Jakarta untuk beralih menggunakan transportasi publik dan mematuhi aturan lalu lintas,” imbuhnya.
Ia meyakini bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kemacetan di Jakarta dapat diatasi. “Kita semua memiliki peran penting dalam upaya ini. Bersama-sama, kita bisa membuat Jakarta menjadi kota yang lebih layak huni dan membanggakan,” tutup Bang Zaki.














