Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Melemah Terdampak Kontraksi Manufaktur China dan Ketegangan Dagang dengan AS

Oleh Try Surya Anditya
Tue, 3 Jun 2025 - 10:48
Ilustrasi: Dok. ANTARA

Ilustrasi: Dok. ANTARA

Indonesiainside.id – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (3/6) pagi, tertekan oleh sentimen negatif dari luar negeri. Rupiah tercatat turun 37 poin atau 0,23 persen ke level Rp16.290 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.253 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah salah satunya disebabkan oleh rilis data ekonomi China yang di luar dugaan menunjukkan kontraksi pada sektor manufaktur.

“Data dari China barusan dirilis yang menunjukkan aktivitas manufaktur di China secara mengejutkan turun dan terkontraksi di 48,3, di bawah perkiraan untuk ekspansi 50,6. Data ini bisa melemahkan rupiah lebih jauh,” ujarnya mengutip ANTARA di Jakarta, Selasa.

Lukman menambahkan bahwa ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China juga turut menjadi tekanan eksternal yang membebani mata uang Garuda.

Baca Juga

Purbaya Kucurkan Rp809 Triliun Untuk Jaga Daya Beli dan Dorong Investasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Ekonomi Indonesia Tangguh, Investor Asing Masih Percaya Pasar Domestik

14/03/2026 - 21:45
Rupiah Menguat, Pasar Optimistis AS Capai Kesepakatan Dagang Baru

Waspada Nilai Rupiah Jebol Gara-Gara Perang di Timur Tengah

02/03/2026 - 12:09

Menurut laporan Anadolu Agency, Presiden AS Donald Trump menuduh China melanggar kesepakatan dagang yang telah disepakati, meski tidak merinci bentuk pelanggarannya. Tuduhan ini ditolak mentah-mentah oleh Beijing. Dalam pernyataan resmi Kementerian Perdagangan China, pemerintah menyatakan bahwa klaim Trump tidak berdasar dan menegaskan komitmen China untuk melindungi kepentingannya.

Ketegangan tersebut semakin memuncak setelah China mengecam kebijakan ekspor AS yang membatasi pengiriman chip artificial intelligence dan perangkat lunak desain chip ke China. Selain itu, pencabutan visa pelajar asal China oleh pemerintah AS semakin memperkeruh situasi.

“Karena itu, dikhawatirkan tidak ada kesepakatan perdagangan yang langgeng akan tercapai dalam waktu dekat,” jelas Lukman.

Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington, Liu Pengyu, menyerukan agar AS segera menghentikan tindakan diskriminatif dan menegakkan kesepakatan yang telah dicapai dalam pembicaraan tingkat tinggi di Jenewa.

Meski AS dan China telah menyepakati penurunan sementara tarif impor selama 90 hari, dengan bea masuk AS diturunkan menjadi 30 persen dari sebelumnya 145 persen, dan tarif China terhadap AS menjadi 10 persen dari 125 persen, pasar masih melihat hubungan keduanya sangat rapuh.

Selain faktor China, Lukman juga mencermati penguatan dolar AS (USD) yang terjadi akibat aksi profit taking dan antisipasi investor menjelang penerapan kenaikan tarif impor baja dan aluminium oleh Trump.

“(Rebound ini) sebagian juga oleh aksi profit taking, mengingat dinamika tarif yang berubah-ubah selama ini,” ucap Lukman.

Trump sebelumnya mengumumkan tarif baru terhadap impor baja dan aluminium, menggandakan tarif dari 25 persen menjadi 50 persen, yang menurutnya dibutuhkan untuk melindungi industri baja AS dari celah kebijakan sebelumnya.

Dengan kombinasi tekanan global dan gejolak geopolitik tersebut, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.300 per dolar AS dalam perdagangan hari ini. (Ant)

Tags: nilai tukar rupiahperang dagang AS ChinaRupiah hari inirupiah melemah
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia
Ekonomi

Prabowo: Banyak Negara Kini Minta Pupuk dari Indonesia

17/05/2026 - 13:29
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”
Ekonomi

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 - 10:46
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026
Ekonomi

Polteknaker Perpanjang Pendaftaran Jalur Prestasi hingga 27 Mei 2026

15/05/2026 - 18:11
Strategi Kemenperin Perkuat Program Penggunaan Produk Dalam Negeri
Ekonomi

Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal Keramik IKM, Bidik Pasar Timur Tengah dan ASEAN

15/05/2026 - 17:22
Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia
Ekonomi

Ekspor Urea ke Australia Rp7 Triliun, Industri Pupuk Nasional Siap Tembus Pasar Dunia

15/05/2026 - 14:48
Elpiji Bersubsidi
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal untuk Jaga Pasokan LPG Nasional

15/05/2026 - 13:23

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.