Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

UNICEF: Lockdown Picu Krisis Keluarga dan Perburuk Perkembangan Anak Usia Dini

Oleh AH Kholis
Thu, 23 Jul 2020 - 13:30
Ilustrasi anak sekolah usia dini. foto: Antara

Ilustrasi anak sekolah usia dini. foto: Antara

Indonesiainside.id, PBB–Pandemi Covid-19 memperburuk krisis pada perkembangan anak usia dini, dengan lebih dari 40 juta anak di seluruh dunia kehilangan peluang untuk mendapatkan pendidikan prasekolah yang sangat penting. Pernyataan ini dilaporkan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) yang dirilis Rabu (22/7).

“Keluarga membutuhkan dukungan dari pemerintah maupun tempat kerja mereka untuk mengatasi masalah ini serta menjaga perkembangan dan pendidikan anak mereka,” tutur Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore dalam rilis berita yang menyertai taklimat kebijakan bertajuk “Pengasuhan anak dalam krisis global: Dampak Covid-19 terhadap pekerjaan dan kehidupan keluarga.”

Laporan setebal 11 halaman yang disusun oleh Kantor Riset UNICEF – Innocenti ini menelaah kondisi pengasuhan anak dan pendidikan anak usia dini secara global. Laporan mencakup analisis dampak penutupan layanan vital keluarga dalam skala luas yang diterapkan lantaran Covid-19.

Laporan tersebut menyatakan bahwa lockdown mengakibatkan banyak orang tua berjuang menyeimbangkan antara pengasuhan anak dan pekerjaan mata pencaharian mereka. Karantin juga menambah beban lebih besar dipikul kaum wanita yang rata-rata menghabiskan waktu tiga kali lebih banyak untuk mengerjakan pekerjaan pengasuhan dan rumah tangga dibanding laki-laki.

Baca Juga

Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi al Bantani Segera Dibangun, Lokasinya di Banten

Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak

15/05/2026 - 21:26
Darurat Judol Anak, Menkomdigi: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Darurat Judol Anak, Menkomdigi: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

15/05/2026 - 14:43

Lockdown tersebut juga memicu krisis yang lebih dalam bagi keluarga dengan anak kecil khususnya di negara berpendapatan rendah dan menengah, dengan banyak di antaranya sudah tidak memiliki akses untuk mendapatkan layanan perlindungan sosial, sebut laporan itu. Pengasuhan anak bersifat esensial dalam memberikan layanan, kasih sayang, perlindungan, stimulasi, dan nutrisi yang terpadu serta, di saat yang sama, bisa membuat anak mengembangkan kecakapan sosial, emosional, maupun kognitif, papar laporan tersebut.

Lebih lanjut laporan itu mengatakan banyak anak usia dini yang harus tetap berada di rumah tidak dapat bermain. Mereka juga tidak  mendapatkan dukungan pembelajaran dini yang mereka perlukan untuk perkembangan yang sehat.

“Halangan pendidikan akibat pandemi Covid-19 membuat anak-anak tidak bisa mendapatkan pendidikan di titik awal terbaik,” kata Fore. “Pengasuhan anak dan pendidikan usia dini membangun fondasi yang menjadi dasar bagi semua aspek dalam perkembangan anak. Pandemi membuat fondasi itu sangat terancam.”

Berdasarkan data terkini, di 54 negara berpendapatan rendah dan menengah, sekitar 40 persen anak berusia antara tiga hingga lima tahun tidak menerima stimulasi sosial-emosional dan kognitif dari orang dewasa di rumah mereka. Menurut laporan itu, kurangnya opsi pengasuhan anak dan pendidikan usia dini juga membuat banyak orang tua, khususnya para ibu yang bekerja di sektor informal, tidak punya pilihan selain membawa anak mereka ke tempat kerja, sebut laporan itu.

Lebih dari sembilan di antara 10 wanita di Afrika dan hampir tujuh dari 10 wanita di kawasan Asia-Pasifik bekerja di sektor informal serta memiliki akses terbatas untuk mendapatkan bentuk perlindungan sosial apa pun. Banyak orang tua terjebak dalam pekerjaan bergaji rendah yang tidak dapat diandalkan ini, yang berkontribusi pada keberlanjutan siklus kemiskinan antargenerasi, imbuh taklimat kebijakan tersebut.

Selain itu, akses mendapatkan pengasuhan anak dan pendidikan anak usia dini yang terjangkau dan berkualitas sangat penting bagi pembangunan keluarga dan masyarakat yang kohesif secara sosial. (ant/NE)

Tags: anakAnak Usia DiniUNICEF
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

MD Picture Ajak Anak-Anak Muhammadiyah Nonton Children of Heaven
Lifestyle

MD Picture Ajak Anak-Anak Muhammadiyah Nonton Children of Heaven

13/05/2026 - 14:15
Bukan Hanya Dagingnya, Kulit Manggis Disebut Lebih Kaya Khasiat untuk Kesehatan
Lifestyle

Bukan Hanya Dagingnya, Kulit Manggis Disebut Lebih Kaya Khasiat untuk Kesehatan

25/04/2026 - 20:24
Mudik Lebaran 2026: Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 22 Persen pada H-4
Lifestyle

Mudik Lebaran 2026: Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 22 Persen pada H-4

17/03/2026 - 11:52
Pembatasan Akun Anak di Medsos Perlu Didukung dengan Pendampingan
Lifestyle

Kemenag Dukung Pembatasan Usia Anak 16 Tahun untuk Akses Media Sosial

09/03/2026 - 16:40
Mencekam! Rumah Mewah Rihanna dan A$AP Rocky di Beverly Hills Ditembak Orang Tak Dikenal
Lifestyle

Mencekam! Rumah Mewah Rihanna dan A$AP Rocky di Beverly Hills Ditembak Orang Tak Dikenal

09/03/2026 - 14:46
Kemenkes Ingatkan Risiko Gangguan Pendengaran pada Anak dan Generasi Muda
Lifestyle

Kemenkes Ingatkan Risiko Gangguan Pendengaran pada Anak dan Generasi Muda

03/03/2026 - 11:33

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.