JAKARTA – Hujan ringan sempat turun di beberapa wilayah Indonesia pada Selasa (24/10) kemarin. Wilayah Jabodetabek yakni Depok, Tangerang Selatan, sempat mengalami hujan ringan menjelang malam.
Namun, secara umum kondisi cuaca masih sangat terik dan menyengat.
Bahkan, Badan meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap Tangerang Selatan sempat menjadi daerah dengan rekor suhu terpanas pada dasarian II Oktober tahun ini.
Akun @infobmkg dalam informasi berjudul Ikhtisar Parameter Iklim Dasarian II Oktober 2023 menyampaikan informasi berbagai rekor suhu dan cuaca di Indonesia selama Dasarian II Oktober 2023.
Dalam catatan BMKG, suhu Tangerang Selatan pada 16 Oktober 2023 nyaris menyentuh 40 derajat Celsius, yakni 39,4 derajat Celsius. Hal ini menjadikan kota tersebut mengalami suhu maksimum tertinggi di Indonesia.
“Kami memprediksi dari hitungan kami sampai Oktober ini dimungkinkan dapat terjadi suhu udara permukaan mencapai 40 derajat Celsius,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, belum lama ini.
Kondisi ini berkenaan dengan hawa panas yang melanda sejumlah kawasan di Indonesia di tengah musim kemarau.
Ada dua faktor yang membuat sejumlah wilayah di Indonesia panas. Antara lain faktor fenomena kemarau kering alias El Nino dan gerak semu Matahari.
Akibat dari fenomena El Nino adalah minimnya pembentukan awan-awan hujan di wilayah Indonesia.
“Sehingga tutupan awan-awan hujan itu menjadi sangat minim, sehingga penyinaran sinar matahari ini langsung mengenai permukaan Bumi tanpa melalui awan-awan hujan tadi,” jelas Kepala BMKG.
Tidak hanya itu, hal ini diperkuat dengan fenomena gerak semu Matahari di sejumlah wilayah RI terutama di wilayah khatulistiwa, yang membuat peningkatan intensitas penyinaran.
Puncak dari fenomena panas ini terjadi hingga akhir Oktober, kemudian perlahan masuk ke musim penghujan.
“Jadi kemarau kali ini sesuai prediksi akan berakhir di sebagian besar wilayah Indonesia Oktober akan berakhir. Secara berangsur November ini transisi antara musim hujan,” ujarnya.
Kondisi terasa jauh berbeda dialami di Paniai, Papua Tengah. Dalam catatan BMKG, suhu Paniai mencapai 13,9 derajat Celsius pada 15 Oktober, menjadikannya sebagai suhu minimum terendah selama dasarian II Oktober 2023.(Nto/TBNews)














