Indonesiainside.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Baznas Bazis setempat menargetkan perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada tahun 2025 sebesar Rp54 miliar, yang lebih tinggi dari capaian pengumpulan ZIS 2024 yang mencapai Rp41 miliar.
“Target pengumpulan ZIS Jakarta Tahun 2025 yang mana telah ditetapkan target senilai Rp54 miliar, dari pencapaian target tahun 2024 senilai Rp41 miliar,” kata Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, setelah membuka rapat penetapan target pengumpulan ZIS Jakarta Barat Tahun 2025 di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (19/2).
Uus Kuswanto menilai bahwa penetapan target pengumpulan ZIS Tahun 2025 merupakan tantangan besar bagi Baznas Bazis Jakarta Barat.
“Ini menjadi tantangan Baznas Bazis untuk bisa mencapai target yang luar biasa peningkatannya. Namun berdasarkan pengalaman tahun 2024, memang betul terjadi peningkatan. Target tahun 2023 mencapai Rp33 miliar, tahun 2024 terjadi peningkatan capaian senilai Rp41 miliar dari target Rp49 miliar. Jadi ada kenaikan capaian sekitar Rp8 miliar,” ujarnya.
Oleh karena itu, Uus meminta Baznas Bazis Jakarta Barat untuk melakukan terobosan-terobosan seperti yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.
“Paling tidak terobosan yang pernah dilakukan tahun 2024 lalu, dijadikan roadmap. Karena terobosan itu bisa meningkatkan pengumpulan ZIS secara signifikan,” jelasnya.
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Barat, Heru Nurwanto, menjelaskan bahwa pengumpulan ZIS tahun 2024 mencapai Rp41 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp49 miliar. Untuk tahun 2025, Baznas Bazis DKI Jakarta telah menetapkan target pengumpulan ZIS Jakbar sebesar Rp54 miliar.
“Penetapan kenaikan ZIS Tahun 2025 ini berdasarkan SK Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2025 tentang penetapan target pengumpulan ZIS di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.
Heru berharap dukungan dari camat, lurah, dan jajaran Pemkot Jakarta Barat untuk memaksimalkan capaian pengumpulan ZIS tahun 2025.













