Indonesiainside.id – Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri, mengenang momen kebersamaannya dengan Shin Tae-yong yang resmi mengakhiri tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Indra mengungkapkan penghormatan sekaligus apresiasi atas kontribusi besar Shin Tae-yong dalam membawa perubahan pada sepak bola Indonesia sejak 2019.
Dalam unggahan Instagram bertajuk “Setiap Pertemuan Ada Perpisahan”, Indra membagikan kisah pertemuan pertamanya dengan Shin Tae-yong pada Desember 2019, sesaat setelah STY tiba di Indonesia.
“Saya masih ingat, hal pertama yang ditanyakan Coach Shin adalah ‘apa yang saya rasakan selama menangani sepak bola Indonesia?'” tulis Indra.
Indra menjelaskan, saat itu ia menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi tantangan di Timnas.
“Kondisi fisik pemain, mentalitas dalam implementasi taktik, dan regenerasi pemain melalui penyiapan timnas U-20 dan U-17 secara baik,” ungkapnya.
Diskusi itu menjadi awal mula kolaborasi antara dua sosok pelatih ini.
Selain mengenang momen pertama, Indra juga membagikan foto terakhirnya bersama Shin Tae-yong pada Desember 2024. Dalam momen itu, keduanya menikmati makan bersama yang ditemani oleh asisten pelatih Kim Jong-jin dan penerjemah Jeong Seok-seo.
“Ketika pertukaran pandangan dan diskusi tentang pengembangan sepak bola usia muda,” tulis Indra, menggambarkan perbincangan terakhir mereka yang penuh makna.
Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok yang membawa transformasi besar bagi Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, peringkat FIFA Indonesia melesat dari 173 ke 127.
Tak hanya itu, STY juga mencatatkan sejarah dengan membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Indra Sjafri, yang turut menjadi bagian dari perubahan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya di akhir unggahan.
“Terima kasih sudah menjadi bagian perjalanan sepak bola Indonesia mendunia,” tutupnya.
Kini, perjalanan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia resmi berakhir. Namun, jejak transformasi yang ditinggalkannya akan terus menjadi landasan bagi sepak bola Indonesia menuju prestasi yang lebih besar.














