Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Tips dan Trik Bikin Podcast Yang Moncer Dibeber di SNF 2022

Oleh Eko Pujianto
Thu, 15 Dec 2022 - 20:32
Ilustrasi podcast

Ilustrasi podcast

YOGYAKARTA – Siberkreasi Netizen Fair (SNF) menjadi puncak selebrasi kegiatan literasi digital yang meliputi talkshow, workshop, dan hiburan untuk seluruh warganet Indonesia. Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kecakapan digital masyarakat serta mendorong kolaborasi multistakeholders dalam rangka menciptakan ekosistem digital yang cerdas, positif, kreatif, produktif, dan bertanggungjawab.

SNF 2022 yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dilakukan secara hybrid dengan dihadiri sekitar 665 peserta offline dan lebih dari 1400 peserta online di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta pada Sabtu, 10 Desember 2022.

Pesatnya perkembangan media sosial tidak bisa dilepaskan dari keberadaan konten. Konten yang menarik dapat membuat akun media sosial kita mendapat perhatian banyak orang.

Melalui konten pula, seseorang dapat memberi pesan dengan bebas pada khalayak yang juga senang terhadap isi-isi pesan pada konten tersebut. Namun, media sosial sebagai ruang berekspresi seringkali memunculkan konten-konten negatif yang tidak tersaring dengan baik.

Baca Juga

Perkuat Karakter Pelajar, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Tekankan Sinergi Lawan Radikalisme

Perkuat Karakter Pelajar, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Tekankan Sinergi Lawan Radikalisme

03/02/2026 - 21:46
Guru di Era Kecerdasan Artifisial: Tantangan dan Peluang dalam Memperkuat Kompetensi SDM Indonesia

Guru di Era Kecerdasan Artifisial: Tantangan dan Peluang dalam Memperkuat Kompetensi SDM Indonesia

03/02/2026 - 12:41

“Dibutuhkan konten-konten yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, sehingga para pengguna media sosial perlu belajar cara mengoptimalisasi konten yang tidak hanya berkualitas dan bermanfaat namun bahkan dapat memberikan keuntungan bisnis (cuan) bagi kreatornya,” kata Septiaji Eko sebagai Dewan Pengarah Siberkreasi, Kamis (15/12).

Rangkaian kegiatan SNF 2022 meliputi 10 kelas workshop tematik di tiga ruang kelas terpisah, yaitu kelas A, B, dan C, serta talkshow Obral-Obrol liTerasi Digital (OOTD) yang terbagi menjadi 6 sesi di panggung utama. Berlangsung secara paralel dengan kegiatan di panggung utama, sesi workshop merupakan sesi pembelajaran hands on meliputi kelas kreasi konten, kelas gali ilmu, kelas UMKM Makin Cakap Digital, kelas cek fakta, dan kelas produksi podcast yang dibawakan oleh para praktisi teknologi digital.

Kelas workshop B terbagi dalam tiga sesi yang membahas tiga topik, yaitu Kelas Cek Fakta, Kelas Produksi Podcast, dan Kelas Kreasi Konten berjudul “Level Up Content Biar Cuan”. Sesi pertama dalam kelas ini adalah Kelas Cek Fakta dengan topik “Cerdas Cegah Hoax”.

“Tsunami informasi yang seolah tidak berhenti menjadi pisau bermata dua yang mampu menjadi jurang bagi khalayak sehingga terjerumus pada kekeliruan dalam menerima informasi,” katanya.

Secara umum, gangguan informasi terdiri dari tiga jenis yaitu misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. Misinformasi terjadi ketika adanya informasi yang salah, namun orang yang membagikannya percaya itu benar.
Disinformasi merupakan fenomena di mana seseorang menyebarkan informasi yang salah, dan orang tersebut sadar bahwa informasi tersebut tidak benar. Sedangkan malinformasi adalah manipulasi informasi yang bisa berupa fakta atau tidak yang dilakukan seseorang dengan tujuan merugikan orang lain.

Langkah-langkah teknis serta teoritis untuk melakukan verifikasi terhadap kebenaran suatu informasi, salah satunya dengan mengakses situs cekfakta.com. Website milik Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tersebut mampu menganalisis kebenaran informasi yang telah didukung oleh Google News Initiative. Selain itu, website tersebut juga telah merilis lebih dari 10.000 artikel yang berisikan verifikasi terhadap informasi hoax yang tersebar di internet.

“Melalui website ini kami telah berjejaring bersama lebih dari 36.000 jurnalis yang terdiri dari media-media terverifikasi dewan pers di Indonesia,” katanya.

Eko juga menjelaskan kepada para peserta mengenai dua langkah dalam menyeleksi informasi di internet. Langkah pertama dengan melakukan verifikasi konten editan dan foto, langkah kedua adalah verifikasi video dan lokasi.

Untuk melakukan verifikasi gambar bisa menggunakan Extension Search by Image pada Google yang memungkinkan pengguna untuk mencari sumber pertama dari sebuah gambar. Kemudian, verifikasi video dan lokasi bisa dilakukan dengan menggunakan platform InVid yang mampu memotong video menjadi kumpulan frame yang bisa dilacak asal usulnya.

“Platform serta cara-cara barusan adalah cara yang digunakan oleh seluruh Fact Checker hampir di seluruh dunia,” tambah Eko.

Diskusi yang tidak kalah menarik dibahas dalam sesi berikutnya yaitu Kelas Produksi Podcast yang dibawakan oleh Rizki Ardi Nugroho, yang akrab disapa Mizter Popo. Dalam paparannya, Rizki menyampaikan hal-hal definitif serta teknis seputar pembuatan podcast yang tergolong konten high-demand saat ini.

Podcast merupakan media audio yang bisa didengarkan dengan streaming ataupun diunduh di platform podcast. Keunggulan podcast sehingga menjadi konten yang banyak digemari kalangan Gen-Z adalah bisa didengarkan kapan saja dan di mana saja, konsep yang akrab dan personal, mudah diakses, dan mampu menciptakan imajinasi pendengar, dan tentunya dapat meraup profit.

“Hanya dengan modal bercerita, handphone sebagai alat utama, dan riset kecil-kecilan agar konten yang kita perdengarkan berbobot dan bermanfaat. Saya yakin semua orang bisa melakukannya,” ungkap Rizki.

Terdapat lima prinsip dalam pembuatan podcast yaitu; menentukan audiens, seperti apa podcast-mu ingin dikenali, keunikan dari podcast lain, ciptakan suara khas, lalu lakukan promosi secara konsisten. Prinsip tersebut merupakan bekal untuk membuat branding terhadap podcast yang akan dibuat.

Kemudian, Rizki menutup sesinya dengan menjelaskan tahapan-tahapan dalam membuat podcast dimulai dari memilih judul dan topik yang tepat, lakukan riset materi, fokus pada target pendengar, perhatikan teknik dan alat yang digunakan, tentukan durasi yang tepat, dan selalu disiplin pada jadwal tayang.

“Lakukan semuanya dengan konsisten. Semua podcaster Indonesia saat ini tidak langsung terkenal begitu saja, tapi itu semua hasil dari ratusan bahkan ribuan episode podcast yang dibuat secara konsisten,” tambah Rizki.(Nto)

Tags: kominfoliterasi digitalpodcast
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Kesenjangan AI Kian Lebar, PKB Dorong Regulasi dan Kesadaran Digital
Tekno

Kesenjangan AI Kian Lebar, PKB Dorong Regulasi dan Kesadaran Digital

02/05/2026 - 17:09
Hacker Iran Mengamuk, Foto Pribadi Pejabat Intelijen Israel Dibeber
Tekno

Hacker Iran Mengamuk, Foto Pribadi Pejabat Intelijen Israel Dibeber

12/04/2026 - 18:47
Meta Aktif Pantau dan Blokir Penyebaran Konten Eksploitasi Seksual
Tekno

Meta Dikabarkan Siapkan PHK hingga 20 Persen Karyawan

16/03/2026 - 09:36
Turki Terapkan Aturan Media Sosial Untuk Lindungi Anak-Anak
Tekno

Turki Terapkan Aturan Media Sosial Untuk Lindungi Anak-Anak

18/02/2026 - 16:00
YouTube Down, Apa Yang Terjadi
Tekno

YouTube Down, Apa Yang Terjadi

18/02/2026 - 08:57
Slovakia Tawarkan Keahlian Nuklir ke Indonesia
Tekno

Slovakia Tawarkan Keahlian Nuklir ke Indonesia

03/02/2026 - 22:18

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.