Indonesiainside.id -PT Waskita Karya Tbk (WSKT) terus menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan berhasil membangun lebih dari 800 kilometer (km) jalan tol dalam 10 tahun terakhir. Sekitar 40 persen dari total pembangunan ini didanai melalui investasi, yang turut memberikan dampak positif pada efisiensi waktu tempuh bagi masyarakat.
Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, mengungkapkan bahwa perusahaan telah terlibat dalam pembangunan 88 Proyek Strategis Nasional (PSN). Dari jumlah tersebut, 65 proyek telah selesai, dan sisanya masih dalam tahap pengerjaan. Selain itu, Waskita juga telah menyelesaikan berbagai proyek besar lainnya, termasuk 57 proyek konektivitas seperti jalan tol, jembatan, dan Light Rail Transit (LRT).
“Khusus untuk jalan tol, Waskita telah menyelesaikan lebih dari 800 km dalam 10 tahun terakhir, yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Waktu tempuh yang sebelumnya panjang kini dapat dipersingkat hingga 50 persen,” jelas Muhammad Hanugroho, yang akrab disapa Oho di Jakarta, dikutip ANTARA, Rabu (27/11).
Lebih lanjut, Oho menjelaskan bahwa proyek-proyek jalan tol yang dikerjakan Waskita Karya tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah tetapi juga menghasilkan efek berganda (multiplier effect). Sebagai contoh, sektor-sektor seperti pangan, pariwisata, dan logistik turut merasakan dampaknya dengan kontribusi ekonomi mencapai Rp5 triliun per tahun. Selain itu, sektor jalan tol juga menyerap lebih dari 4.000 tenaga kerja.
Selain proyek tol, Waskita Karya juga berperan aktif dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Perusahaan ini terlibat dalam 12 proyek IKN senilai Rp8,1 triliun, dengan lima proyek utama yang hampir selesai, seperti Gedung Kesekretariatan Negara dan Jalan Tol IKN Segmen 5A. Waskita berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek IKN tepat waktu agar dapat segera dioperasikan.
“Progres empat dari lima proyek besar IKN sudah di atas 90 persen. Waskita berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proyek IKN dengan tepat waktu,” tambah Oho.
Secara keseluruhan, Waskita Karya tengah mengerjakan 69 proyek senilai Rp44,4 triliun. Sekitar 60 persen dari proyek-proyek tersebut merupakan proyek konektivitas. Dengan fokus yang kuat pada pembangunan infrastruktur yang mendukung kemandirian bangsa, terutama dalam bidang pangan dan air, Waskita Karya siap mendukung cita-cita Presiden untuk menciptakan Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan.













