Indonesiainside.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan halte-halte Transjakarta yang terbakar dalam rangkaian unjuk rasa pekan lalu dapat kembali berfungsi dalam waktu kurang dari sepekan.
“Target saya, sebelum 7 hari sudah bisa fungsional,” ujar Dody saat meninjau Halte Transjakarta Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/9).
Dody menegaskan, pemerintah berupaya mempercepat perbaikan agar masyarakat tetap bisa menggunakan halte tersebut, terutama pekerja yang beraktivitas di kawasan SCBD. Ia mencontohkan halte Senayan dan Polda Metro Jaya yang diupayakan segera bisa melayani penumpang, meski perbaikannya hanya bersifat darurat.
“Mungkin karena rusaknya sebegini parah, kami akan berusaha supaya fungsional dulu dalam tempo waktu secepat-cepatnya,” katanya.
Meski demikian, Dody menyebut perbaikan fisik penuh harus menunggu hasil uji kelayakan struktur. Jika hasil tes menunjukkan kerusakan parah dan tidak layak pakai, halte akan dibongkar untuk dibangun ulang, yang kemungkinan memakan waktu berbulan-bulan.
Sebelumnya, Dody mencatat total kerugian akibat rangkaian unjuk rasa di seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp900 miliar, dengan kerugian terbesar berada di Jawa Timur. Gelombang unjuk rasa tersebut dipicu oleh wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas tertabrak rantis Brimob di Pejompongan pada Kamis (28/8).
Presiden Prabowo Subianto telah menyerukan masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintah. Namun di sejumlah daerah, aksi massa sempat diwarnai pembakaran fasilitas umum seperti gerbang tol, halte, gedung pemerintahan, hingga cagar budaya.













