Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Hukum

Nihayatul Wafiroh Tegaskan Pemerkosaan Mei 1998 Tragedi Kemanusiaan Nyata

Oleh Azhar Azis
Mon, 16 Jun 2025 - 13:22
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh

Indonesiainside.id – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa mengecam keras pernyataan yang dilontarkan oleh tokoh elit yang menyebut bahwa tidak ada pemerkosaan terhadap perempuan etnis Tionghoa dalam tragedi Mei 1998.

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh berujar, pernyataan tersebut tidak hanya mencederai perasaan korban dan pegiat HAM, tetapi juga menunjukkan ketidaktahuan dan sikap abai terhadap catatan sejarah kelam bangsa ini.

“Tragedi pemerkosaan saat Mei 1998 itu adalah tragedi kemanusiaan yang nyata. Jadi saya kira siapapun yang menyebut nggak ada tragedi perkosaan itu tentu sangat tidak pantas dan berpotensi menghapus jejak sejarah kekerasan seksual yang telah diakui secara luas, baik oleh Komnas Perempuan maupun berbagai lembaga independen nasional dan internasional,” katanya di Jakarta, Minggu (15/6/2025).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI yang akrab disapa Ninik itu meminta siapapun untuk berhati-hati berkomentar tanpa dibarengi dengan kajian mendalam, terlebih berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga

Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Korban Kekerasan Seksual di Pati

Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Korban Kekerasan Seksual di Pati

08/05/2026 - 23:03
Menbud Tanggapi Isu Pemerkosaan Massal pada Tragedi Mei 1998

Menbud Tanggapi Isu Pemerkosaan Massal pada Tragedi Mei 1998

16/06/2025 - 13:19

“Seharusnya kaji dulu dengan benar, temui keluarga korban, masih banyak itu yang hidup. Paling tidak kalau malas mengkaji sendiri ya suruh tim penelitinya yang turun, jangan asal berkomentar nggak ada pemerkosaan (saat 1998),” tegas Ninik.

“Apalagi suara para korban, keluarga korban, juga hasil dari kajian Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) sudah sangat nyaring terdengar sejak dulu. Justru seharusnya penegakan hukum yang mereka perlukan, bukan pengingkaran kebenaran yang menyakitkan,” sambungnya.

Ninik menambahkan, tragedi Mei 1998 merupakan peristiwa berdarah yang tidak hanya menewaskan banyak warga sipil, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi perempuan-perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual.

“Fakta-fakta tentang pemerkosaan terhadap perempuan etnis Tionghoa telah tercatat dalam laporan Komnas Perempuan, TGPF, dan menjadi perhatian dunia internasional. Mengingkari fakta tersebut sama saja dengan merendahkan martabat para korban dan menutup ruang pemulihan bagi mereka,” pungkasnya.

Tags: Nihayatul WafirohpemerkosaanTragedi Mei 1998
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”
Hukum

Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

16/05/2026 - 14:20
Nadiem Makarim: Tidak Cukup Saya  Dipenjara
Hukum

Nadiem Makarim: Tidak Cukup Saya Dipenjara

14/05/2026 - 15:00
Polri Bongkar Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan
Hukum

Polri Bongkar Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

10/05/2026 - 22:02
Santunan Korban Tabrakan Kereta Bekasi Tembus Rp2 Miliar
Hukum

Santunan Korban Tabrakan Kereta Bekasi Tembus Rp2 Miliar

08/05/2026 - 19:56
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Lumbung Pangan di Inhil
Hukum

KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Lumbung Pangan di Inhil

08/05/2026 - 19:49
KPK Selidiki Kasus Suap Pemeliharaan Jalur Kereta Api
Hukum

Mensos Datangi KPK, Konsultasi Pengadaan Sekolah Rakyat agar Bebas Korupsi

08/05/2026 - 11:22

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

Dua Jet Tempur AS Tabrakan di Udara

Dua Jet Tempur AS Tabrakan di Udara

18 May 2026
Harga Emas Melonjak, Ini Sebabnya

Harga Emas Antam Rontok jadi Rp2,764 juta per Gram

18 May 2026
Nilai Tukar Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS

Rupiah Rontok ke Rp17.648 per Dolar AS

18 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Dua Jet Tempur AS Tabrakan di Udara

Dua Jet Tempur AS Tabrakan di Udara

18/05/2026 10:28
Harga Emas Melonjak, Ini Sebabnya

Harga Emas Antam Rontok jadi Rp2,764 juta per Gram

18/05/2026 08:51
Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.