Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Humaniora

Komisi IX DPR Dorong Obat Tradisional Berbahan Alam Masuk Program JKN

Oleh Saifan Zaking
Sat, 9 Nov 2024 - 09:23
Komisi IX DPR Dorong Obat Tradisional Berbahan Alam Masuk Program JKN

Indonesiainside.id – Komisi IX DPR RI mengungkapkan dorongan kuat untuk memasukkan obat tradisional berbahan baku alam (fitofarmaka) produksi dalam negeri yang sudah tersertifikasi ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan industri obat dalam negeri serta mendukung pengembangan obat-obatan yang berbasis pada kekayaan alam Indonesia.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pengembangan dan pemanfaatan obat-obatan dalam negeri untuk mendukung ketahanan sektor kesehatan. “Komisi IX DPR RI mendorong percepatan ketahanan industri obat, termasuk obat tradisional dan suplemen kesehatan, sesuai dengan amanat UU Kesehatan dan Instruksi Presiden tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan,” ungkap Putih dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/11).

Putih Sari menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam hal bahan baku alam yang melimpah, yang jika dimanfaatkan dengan baik dapat mendorong kemandirian dalam industri farmasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor riset dan pengembangan, untuk mendukung pengembangan fitofarmaka dan suplemen kesehatan yang berbahan baku alam.

Selain mendukung ketahanan industri farmasi domestik, Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, mengungkapkan bahwa pengembangan obat tradisional berbahan alam ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya bagi para petani bahan baku obat. Ia menjelaskan, banyak tanaman lokal di Indonesia—sekitar 2.000 hingga 3.000 jenis tanaman—yang berpotensi dikembangkan untuk riset dan produksi obat tradisional. “Tentu akan ada dampaknya bagi petani lokal di seluruh Indonesia. Program ini akan memacu perekonomian daerah sekaligus menciptakan peluang baru bagi sektor pertanian,” ujarnya.

Baca Juga

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 - 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 - 11:54

Cellica menyarankan agar para petani diberikan dukungan dan pemahaman mengenai potensi tanaman obat yang dapat dijadikan bahan baku untuk produksi fitofarmaka. Menurutnya, hal ini akan memperkuat ekonomi lokal dan membantu menciptakan industri obat tradisional yang mandiri.

Di sisi lain, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut mendukung pengembangan fitofarmaka di Indonesia. Menurut Kemenperin, penggunaan obat tradisional berbahan alam yang sudah teruji klinis dapat membantu menurunkan biaya layanan kesehatan di Tanah Air, sekaligus memberikan alternatif yang lebih aman bagi masyarakat. Kemenperin mendorong agar obat fitofarmaka yang telah terbukti secara ilmiah dapat digunakan secara lebih luas di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, Kemenperin berharap dapat meningkatkan pemanfaatan fitofarmaka dalam sistem layanan kesehatan nasional, yang pada gilirannya akan menjadikan layanan kesehatan lebih terjangkau dan berbasis pada produk-produk domestik. Selain itu, penggunaan obat tradisional berbahan alam juga diyakini dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan obat dari luar negeri.

Secara keseluruhan, Komisi IX DPR RI menilai bahwa program pengembangan fitofarmaka ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan industri obat domestik, tetapi juga membawa manfaat besar bagi ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Dalam hal ini, sektor riset dan pengembangan menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi bahan baku alam yang melimpah di Indonesia.

“Pengembangan riset yang memanfaatkan kekayaan alam kita sangat penting. Oleh karena itu, kami mendukung penuh upaya untuk mendorong industri fitofarmaka dalam negeri melakukan riset yang lebih mendalam dan terstruktur,” tutup dia.

Tags: HeadlineJKNKomisi IX DPR RIObat Tradisional
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar
Humaniora

Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar

16/05/2026 - 16:43
Reputasi, Medan Pertarungan Baru Korporasi
Humaniora

Reputasi, Medan Pertarungan Baru Korporasi

16/05/2026 - 13:32
Program Dai 3T Lampaui Target, Kemenag Kirim 2.199 Dai ke Pelosok Negeri
Humaniora

Program Dai 3T Lampaui Target, Kemenag Kirim 2.199 Dai ke Pelosok Negeri

15/05/2026 - 22:10
Pusat Kajian Kitab Kuning Syekh Nawawi al Bantani Segera Dibangun, Lokasinya di Banten
Humaniora

Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak

15/05/2026 - 21:26
Scoot Buka Rute Langsung Singapura–Belitung, Upaya Penguatan Konektivitas Wisata Internasional
Humaniora

Scoot Buka Rute Langsung Singapura–Belitung, Upaya Penguatan Konektivitas Wisata Internasional

15/05/2026 - 14:54
Andi Muawiyah Bela Siswa LCC 4 Pilar, Soroti Juri yang Tak Adil
Humaniora

Andi Muawiyah Bela Siswa LCC 4 Pilar, Soroti Juri yang Tak Adil

13/05/2026 - 09:51

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 07:12
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

Prabowo Jadikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Desa

16/05/2026 17:25
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.