Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Internasional

Presiden Maduro Peringatkan Perang Saudara di Venezuela

Oleh AH Kholis
Tue, 5 Feb 2019 - 14:15
Nicolas Maduro, AP

Nicolas Maduro, AP

Oleh: Nurcholis |

Maduro memperingatkan Presiden AS, Donald Trump, akan meninggalkan Gedung Putih “dengan berlumur darah”

Indonesiainside.id, Jakarta–Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyatakan tidak bisa memastikan perang saudara tidak akan terjadi di negaranya selagi tekanan menguat agar dia mundur dari jabatan.

Dalam wawancara dengan televisi, Maduro memperingatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan meninggalkan Gedung Putih “dengan berlumur darah” jika turut campur dalam urusan Venezuela.

Baca Juga

DPR Kritik Keras Penangkapan Presiden Venezuela oleh Militer AS: Ancaman bagi Kedaulatan Dunia

DPR Kritik Keras Penangkapan Presiden Venezuela oleh Militer AS: Ancaman bagi Kedaulatan Dunia

05/01/2026 - 11:45
Nicolás Maduro Ingin Seluruh Perempuan Venezuela Melahirkan 6 Anak

Sebagian Besar Pengawal Presiden Maduro Tewas Diserang Pasukan Amerika

05/01/2026 - 11:24

“Hari ini tiada seorang pun yang bisa menjawab pertanyaan itu dengan kepastian,” ujarnya saat ditanya apakah krisis di Venezuela dapat berujung pada perang saudara.

“Semuanya tergantung pada taraf kegilaan dan agresivitas kerajaan utara (AS) dan sekutu-sekutu Baratnya.

“Kami meminta agar tiada seorang pun ikut campur pada urusan dalam negeri kami…dan kami mempersiapkan diri untuk membela negara kami,” papar Maduro dalam program televisi Spanyol, Salvados dikutip BBC.

Sebelumnya, Presiden Trump menyatakan kepada stasiun televisi CBS bahwa penggunaan kekuatan militer adalah “sebuah pilihan”.

Menanggapi pernyataan ini, Maduro memperingatkan Trump bahwa dia berisiko mengulangi perang Vietnam jika turut campur urusan Venezuela.

“Setop. Setop. Donald Trump! Anda berbuat kesalahan sehingga tangan Anda akan berlumur darah dan Anda akan meninggalkan masa jabatan kepresidenan dengan darah,” cetus Maduro.

“Marilah saling menghormati, atau apakah Anda ingin mengulangi Vietnam di Amerika Latin?”

Sejumlah pelajar berkumpul di salah satu kawasan di Caracas, 16 Januari lalu, dengan latar belakang mantan Presiden Hugo Chavez.

Minggu (3/2) adalah tenggat yang ditetapkan sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Inggris, Jerman, dan Spanyol, terhadap Maduro untuk menetapkan pemilihan ulang presiden .

Negara-negara tersebut menegaskan bakal mengakui pemimpin oposisi, Juan Guaido, sebagai presiden sementara Venezuela jika Maduro tetap berkeras tidak menggelar pilpres.

Ultimatum itu dijawab tegas oleh Maduro.

“Kami tidak menerima ultimatum dari siapapun. Itu kedengarannya seperti saya berkata kepada Uni Eropa: ‘Saya beri waktu tujuh hari kepada Anda untuk mengakui Republik Catalonia, dan jika tidak, kami akan mengambil tindakan’.

“Tidak, politik internasional tidak bisa dilandaskan pada ultimatum. Itu jamannya kekaisaran dan daerah jajahan,” cetusnya.

Para pejalan kaki berlalu lalang di Jembatan Internasional Simon Bolivar yang menghubungkan Venezuela dan Kolombia.

Bantuan kemanusiaan

Pada Minggu (3/2), pemimpin oposisi, Juan Guaido, menyatakan akan membangun koalisi internasional untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Venezuela.

Karena dia tidak menguasai wilayah manapun di Venezuela, Guaido berencana mendirikan pusat pengambilan bantuan di negara-negara tetangga—tempat rakyat Venezuela paling banyak mengungsi.

Di sisi lain, Maduro menolak bantuan kemanusiaan masuk ke Venezuela.

“Kami tidak pernah menjadi negara pengemis,” kata Maduro.

Pertentangan kedua sosok ini tercermin di jalan-jalan kota besar di Venezuela.

Di Caracas, ribuan orang turun ke jalan untuk menyatakan dukungan baik kepada Presiden Maduro maupun Guaido.

Maduro mendapat sokongan dari militer. Namun menjelang rangkaian demonstrasi, Guaido menerima dukungan dari marsekal angkatan udara, Francisco Yanez—perwira berpangkat paling tinggi yang mendukung oposisi. (cak)

Tags: nicolas maduroperang saudaraPresiden Venezuela
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang
Internasional

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 - 11:54
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin
Internasional

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 - 07:12
Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern
Internasional

Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern

16/05/2026 - 13:50
Pesawat Terakhir Sementara Ke Cina Pasca Penyebaran Virus Corona
Internasional

Maskapai China Naikkan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik Mulai 16 Mei

15/05/2026 - 11:33
Diserang Tarif 145 Persen Amerika, China: Emang Gue Takut
Internasional

Trump Sebut China Tetap Ingin Beli Minyak Iran, Singgung Selat Hormuz

15/05/2026 - 09:54
Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan
Internasional

Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan

15/05/2026 - 09:15

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

Prabowo Jadikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Desa

16/05/2026 17:25
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.