Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Internasional

Pesawat Penyelundup Angkut Kokain Senilai Rp835 Miliar Jatuh di Papua Nugini

Oleh Eko Pujianto
Mon, 3 Aug 2020 - 09:58
Pesawat gembong narkoba yang jatuh di Papua Nugini. Foto: Facebook

Pesawat gembong narkoba yang jatuh di Papua Nugini. Foto: Facebook

Indonesiainside.id, Sydney – Sebuah pesawat kecil yang membawa setengah ton narkoba jenis kokain jatuh di Papua Nugini. Pesawat ini diduga hendak menyelundupkan narkoba bernilai USD57 juta atau sekitar Rp835 miliar tersebut menuju Australia.

Pesawat Cessna 402C dengan mesin baling-baling ganda dideteksi kepolisian Federal Australia lepas landas dari Mareeba, Queensland, Australia menuju landasan udara ilegal Papa Lealea di Papua Nugini.

Insiden yang terjadi pada 26 Juli lalu diduga diakibatkan oleh keserakahan gembong narkoba yang memberi muatan melebihi kapasitas pesawat. Sehingga pesawat yang lepas landas antara pukul 13.00 – 14.30 waktu setempat, jatuh tak lama setelah mengudara di ketinggian 3.000 meter untuk menghindari radar.

Menurut penyelidikan Kepolisian Papua Nugini, pilot mengisi muatan berupa 500 kilogram kokain sekitar pukul 13.00 sampai 14.30 waktu setempat. Muatan itu diduga hendak diselundupkan ke Australia tapi jatuh karena kelebihan muatan.

Baca Juga

Polsuspas Lapas Pekanbaru Jadi Kurir Sabu dan Pil Happy Five

Legislator Syukuri Hakim Tak Jatuhkan Hukuman Mati pada ABK Kasus Sabu 1,9 Ton di Batam

06/03/2026 - 07:41
Syariat Islam Sesuai Prinsip-Prinsip Pancasila

Wamenag: Pesantren Jadi “Safety Belt” Bangsa dalam Melawan Narkoba

05/03/2026 - 07:37

Pejabat Kepolisian Papua Nugini, David Manning, menyatakan kokain itu disembunyikan di dalam badan pesawat dalam paket kemasan yang dibungkus sejumlah tas kain. David menduga sindikat ini merupakan gabungan antara para penjahat narkoba asal Australia dan Papua Nugini.

“Kami meyakini sindikat di Papua Nugini membantu pilot untuk mengambil kembali narkoba yang gagal diselundupkan. Kami mendapatkan kesaksian ciri-ciri para penjahat itu antara lain bentuk tato yang dimilikinya,” kata David Manning.

Sementara itu, Kepolisian Federal Australia (AFP) menilai faktor keserakahan memainkan peran penting dalam kegiatan sindikat tersebut dan bobot kokain berdampak pada kemampuan pesawat untuk lepas landas.

Sejauh ini lima pria – yang secara terkait dengan sindikat kejahatan narkoba internasional yang berbasis di Melbourne – telah ditangkap dan didakwa dengan berbagai kejahatan, seperti dilansir Skynews, Ahad(2/8).

Dua hari usai kejadian, seorang warga Australia, David John Cutmore, yang menjadi pilot pesawat itu menyerahkan diri ke Komisi Tinggi Australia di Papua Nugini.

Cutmore juga melanggar undang-undang keimigrasian karena masuk ke negara itu secara tidak sah dan didenda 3.000 Kina. Dia juga akan dijerat kasus penyelundupan narkoba.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengatakan pihaknya memberikan bantuan konsuler kepada seorang pria yang ditahan di PNG tetapi tidak mau berkomentar lebih lanjut.

Polisi Federal Australia (AFP) mengatakan para petugasnya bekerja sama dengan polisi PNG untuk menyelidiki peristiwa jatuhnya pesawat.

Sedangkan Perdana Menteri PNG James Marape mengaku geram serta meminta PNG dan kepolisian Australia untuk bekerja sama untuk mengusut semua yang terlibat.

“Kami bukan republik pisang di mana siapa pun dapat mengambil pesawat dan baru saja tiba di PNG,” katanya kepada media setempat kemarin.

“Kami tidak punya tempat bagi mereka yang berpikir bisa menjajakan narkoba di negara ini,” kata Marape.

Berbagai pertanyaan juga melingkupi kepemilikan pesawat yang menunjukkan pesawat itu terdaftar di perusahaan PNG yang dimilikk oleh pengusaha yang sudah meninggal. Sang pemilik maskapai tewas ditikam tahun lalu.

Daftar dari Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil (CASA) menunjukkan Ravenpol No.69 Limited menjadi pemegang baru registrasi Cessna pada Januari tahun ini. Padahal catatan perusahaan menunjukkan Geoffrey Paul Bull adalah direktur tunggal dan pemegang saham Ravenpol, tetapi telah meninggal pada Agustus tahun lalu.(EP/ABC/Sky)

Tags: kokainNarkobapesawat jatuh
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang
Internasional

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 - 11:54
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin
Internasional

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 - 07:12
Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern
Internasional

Ketika Dunia Kehilangan Nurani: Kritik Iran atas Peradaban Modern

16/05/2026 - 13:50
Pesawat Terakhir Sementara Ke Cina Pasca Penyebaran Virus Corona
Internasional

Maskapai China Naikkan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik Mulai 16 Mei

15/05/2026 - 11:33
Diserang Tarif 145 Persen Amerika, China: Emang Gue Takut
Internasional

Trump Sebut China Tetap Ingin Beli Minyak Iran, Singgung Selat Hormuz

15/05/2026 - 09:54
Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan
Internasional

Memoto Warga Lokal Saudi hingga Jual Dam, 19 Jemaah WNI Diamankan

15/05/2026 - 09:15

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

Prabowo Jadikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Desa

16/05/2026 17:25
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.