Dinilai Bukan Solusi, Swedia Tetap Tolak Rekomendasikan Penggunaan Masker

Ilustrasi seseorang memakai masker di Amerika. Foto: scmp

Indonesiainside.id, Stockholm— Anders Tegnell, ahli epidemiologi di Lembaga Kesehatan Masyarakat Swedia, pada Selasa (4/8) mengatakan kepada Swedish Radio (SR) bahwa Swedia tidak akan merekomendasikan penggunaan masker.  Lembaga tersebut masih menunggu hasil penelitian lebih lanjut yang mendukung dampak positif penggunaan masker terhadap pengurangan penyebaran Covid-19.

Tegnell menyampaikan pernyataan itu sehari setelah Karolinska Institutet (KI) mengungkap temuan mereka bahwa masker kain dapat mengurangi penyebaran Covid-19. Tegnell juga merekomendasikan penggunaan masker untuk membendung pandemi.

Sehubungan dengan studi KI tersebut, Tegnell mengatakan temuan itu tidak memberikan jawaban baru, tetapi hanya memberikan “pengetahuan yang sudah diketahui.”  Sebaliknya, Tegnell meyakini bahwa penggunaan masker dapat menjadi kontraproduktif.

“Ada diskusi teoretis bahwa jika Anda menggunakan masker secara tidak benar, Anda dapat berisiko menyebarkan infeksi,” katanya.

Ketika ditanya mengapa sebagian besar negara saat ini merekomendasikan penggunaan masker, Tegnell mengatakan kepada SR, “Ini merupakan pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada negara-negara tersebut, tetapi pada saat yang sama, kita harus ingat bahwa beberapa negara itu memiliki penyebaran infeksi yang meningkat saat ini, jadi masker tidak pernah bisa menjadi solusi keseluruhan, (tetapi) hanya menjadi bagian dari solusi.”

Swedia sejauh ini mencatat 81.181 infeksi Covid-19 dan 5.747 kematian akibat penyakit tersebut dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa. Negara itu tidak memberlakukan karantina wilayah (lockdown), bahkan saat puncak pandemi, dan juga tidak meminta warga untuk memakai masker di tempat umum, mengutip kurangnya penelitian yang mendukung. (Ant/xh/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here