Indonesiainside.id- Lebih dari 1,5 juta jamaah haji mulai bergerak menuju Padang Arafah untuk melaksanakan rukun haji, setelah bermalam di Mina pada Hari Tarwiyah. Sementara, otoritas keamanan Arab Saudi mengungkapkan, seperempat juta atau sekitar 250 ribu orang visa nonhaji dipulangkan.
Otoritas Arab Saudi telah mengumumkan kedatangan lebih dari 1,5 juta jamaah haji dari berbagai negara di dunia. Kementerian Kesehatan memperingatkan, suhu tinggi merupakan salah satu tantangan terbesar haji tahun ini.
Kementerian Dalam Negeri juga telah mengumumkan, semua jamaah haji telah dipindahkan dari Mekah dan Masjidil Haram ke Mina untuk bermalam sebelum menuju Arafah.
Jurubicara keamanan kementerian menyatakan, telah diberlakukan pengamanan ketat di sekitar tempat-tempat suci hingga akhir musim haji. Selain itu, lebih dari seperempat juta orang tanpa visa haji telah dipulangkan.
Menteri Informasi Salman Al-Dosari menegaskan peran pemerintah dalam mengatur haji dan memastikan hak setiap jamaah yang memiliki izin resmi. Arab Saudi memang mengampanyekan “Tidak Ada Haji Tanpa Izin”.
“Ada pihak yang ingin merampas hak jamaah haji yang memiliki izin resmi, dan hal ini tidak dapat diterima,” kata Salman, dikutip Aljazeera Arabic, Sabtu (15/6/2024).
Gunung Arafah terletak di antara Mekah dan Taif, sekitar 10 kilometer dari Mina, tempat para jamaah menghabiskan Hari Tarwiyah kemarin, 8 Dzulhijjah.
Di Arafah, jamaah akan melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak dan qasar, mendengarkan khutbah Arafah dari Masjid Namirah, dan melanjutkan doa sebelum menuju Muzdalifah setelah matahari terbenam. Di Muzdalifah, mereka akan bermalam dan mengumpulkan batu untuk jumrah.
Pada pagi 10 Dzulhijjah, jamaah akan kembali ke Mina untuk melontar jumrah Aqabah, kemudian mencukur atau memotong rambut, menyembelih hewan kurban sebagai tanda tahallul awal, dan menuju Ka’bah di Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah.
Setelah itu, jamaah kembali ke Mina untuk menghabiskan tiga hari Tasyrik. Setelah selesai, mereka akan kembali ke Mekah untuk melaksanakan tawaf wada’ sebagai penutup rangkaian ibadah haji.















