Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Nusantara

21% Pelajar di Yogyakarta Pernah Mengalami Bullying

Oleh M Khamim
Wed, 13 Feb 2019 - 11:25
Direktur UNICEF Perwakian Pulau Jawa, Arie Rukmanta. Foto: INI-Network

Direktur UNICEF Perwakian Pulau Jawa, Arie Rukmanta. Foto: INI-Network

Oleh : Achmad Khoirul Anam |

Perundungan ( bullying ) di lingkungan sekolah masih banyak terjadi. Bahkan UNICEF merilis 21 persen pelajar di Yogyakarta, pernah di- bully.

Indonesiainside.id, Yogyakarta — Sebanyak 21% pelajar di Yogyakarta pernah mengalai perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kasus tersebut kebanyakan terjadi dalam rentang umur 13-17 tahun.

Direktur UNICEF Perwakian Pulau Jawa Arie Rukmanta memaparkan, dalam sebuah penelitian terdapat kecenderungan pelajar di sekolah pernah mendapatkan intimidasi. Hal ini sangat berbahaya bagi perkembangan mental anak kedepannya.

Baca Juga

Kemenko PMK dan UNICEF Bahas Penyusunan Rencana Aksi Nasional Indonesia Bebas Timbal

Kemenko PMK dan UNICEF Bahas Penyusunan Rencana Aksi Nasional Indonesia Bebas Timbal

04/11/2025 - 21:28
Jurnalis dan Dokter di Gaza: Lelah, tapi Tetap Bertahan

UNICEF: Kehidupan Anak-Anak di Gaza Hancur Tak Terbayangkan

13/10/2024 - 10:15

“Kita melihat kecendrungan dari penelitian, anak sekolah di Yogyakarta pernah mengalami perundungan. Dua dari sepuluh anak pernah kita tanya, Anda pernah dibully atau tidak? Pernah jawabnya, sampe dia takut masuk sekolah. Ini berbahaya karena Jogja punya sumberdaya yang sangat luar biasa,” jelas Arie di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta.

Kasus perundungan tersebut, lanjutnya, menyebabkan para pelakar di Yogyakarta tidak bisa mengembangkan mentalitas yang positif, terlebih dihadapkan pada situasi kekerasan.

“Permasalahannya adalah juga bisa terganggu konsentrasi belajarnya, padahal mereka disiapkan untuk menjadi mental juara dan positif. Ini yang ingin kita tegaskan, kita ingin bantu dengan pemerintah provinsi maupun kota dan kabupaten untuk menurunkan angka perundungan ini,” terangnya.

Selain kasus perundungan, tantangan yang terbaru di Yogyakarta selain perndungan yaitu nutrisi yang kecenderungan tidak sehat dan kurang bergizi, sehingga berpengaruh saat pelajar maupun anak-anak tersebut mencapai usia dewasa.

“Tantangan yang terbaru dalam siklus sosial dan mentalitas pada anak remaja, yaitu makan kudapan yang tidak sehat. Ini yang berbahaya. Kalau Yogyakarta tidak bersama-sama menghadapi strategi dalam masalah ini, makak indikator kesehatannya berbahaya,” kata Arie.

Untuk itu, pihaknya terus fokus berinvestasi pada anak yang merupakan prayarat untuk mencapai Agenda 2030, dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Anak-anak adalah marker of the process. Kesejahteraan anak merupakan penanda penting dari adanya kemajuan dalam menuju pencapaian SDG. Contohnya anak-anak kita yang menjuarai AFF-16. Mereka masih anak-amak, dan seharusnya akan menjadi pemain professional pada tahun 2030 (Umur 27 tahun), tetapi itu semua tergantung kepada bagaimana kita membina dan membesarkan mereka sejak sekarang,” sambungnya. (SUG/Aza/INI-Network)

Tags: NewsUNICEF
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Kelangkaan Elpiji 12 Kg Lumpuhkan Sejumlah Dapur MBG di NTT
Nusantara

Kelangkaan Elpiji 12 Kg Lumpuhkan Sejumlah Dapur MBG di NTT

15/05/2026 - 15:03
BPBD Lakukan Asesmen Ketahanan Gempa pada 10 Struktur di Jakarta
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Tanimbar Maluku

15/05/2026 - 03:04
Efek Tambang di Indonesia Timur, Walhi: Warga Makan dan Hirup Racun
Nusantara

Efek Tambang di Indonesia Timur, Walhi: Warga Makan dan Hirup Racun

13/05/2026 - 05:01
BNPB: Seluruh Korban Hilang Akibat Letusan Gunung Dukono Ditemukan
Nusantara

BNPB: Seluruh Korban Hilang Akibat Letusan Gunung Dukono Ditemukan

10/05/2026 - 22:20
Prabowo Joget “Tabola Bale” di Miangas, Suasana Pulau Pecah oleh Keceriaan Warga
Nusantara

Prabowo Joget “Tabola Bale” di Miangas, Suasana Pulau Pecah oleh Keceriaan Warga

09/05/2026 - 14:47
Desa Wisata Jadi Mesin Ekonomi Baru, Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional
Nusantara

Desa Wisata Jadi Mesin Ekonomi Baru, Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional

22/04/2026 - 20:25

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 20:43
Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 10:38
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.