Indonesiainside.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
  • Home
  • Populer
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Metro
  • Olahraga
  • Risalah
  • Indeks
Indonesiainside.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Rawan Penularan Tuberkulosis, Banyak Pasien Putus Obat karena Takut Kena Covid-19

Oleh Azhar Azis
Tue, 7 Jul 2020 - 17:26
Ilsutrasi tuberkulosis pulmonari. Foto: sciencephoto

Ilsutrasi tuberkulosis pulmonari. Foto: sciencephoto

Indonesiainside.id, Jakarta – Ancaman penularan penyakit menular di Tanah Air menjadi perhatian. Penyebabnya, pada masa pandemi Covid-19 ini, ternyata banyak pasien dengan penyakit menular putus obat karena takut terjangkit Covid-19.

Salah satunya, kasus tuberkulosis (TBC/TB). Tingkat pelayanan dan penanganan penderita penyakit tuberkulosis (TBC/TB) menurun drastis sejak Maret hingga Mei 2020 dibandingkan periode yang sama pada 2019. Padahal, rata-rata 40.000 pasien per bulan pada Januari-Mei 2019 harus rutin berobat. Faktanya, hanya 3.488 pasien yang datang berobat pada Mei 2020.

Kementerian Kesehatan memperkirakan ada 845.000 kasus TB di Indonesia dengan rata-rata 13 orang meninggal akibat penyakit ini setiap jam. Indonesia merupakan negara ketiga dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India dan China.

Pada situasi normal, hanya 69 persen dari total kasus itu yang terdeteksi. Sebanyak 31 persen lainnya masih berkeliaran dan berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang lain.

Baca Juga

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17/05/2026 - 07:12
Bencana Picu Ancaman Wabah, Kemenkes Wanti-Wanti Lonjakan Penyakit Menular di Pengungsian

Bencana Picu Ancaman Wabah, Kemenkes Wanti-Wanti Lonjakan Penyakit Menular di Pengungsian

20/12/2025 - 05:34

Kemudian masuk masa pandemi Covid-19. Situasinya ternyata lebih gawat. Jumlah pasien TB yang berobat dan terdeteksi, menurun drastis dari rata-rata 40.000 pasien per bulan pada Januari-Mei 2019 menjadi 3.488 pasien pada Mei 2020.

“Angka (penemuan kasus TB) menurun drastis pada Mei, padahal ada 800.000 lebih kasus yang harus didapatkan dan ditangani,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntudi, di Jakarta, Selasa (7/7).

Situasi ini menimbulkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencegah penularan yang lebih luas di tengah masyarakat. Dia mengatakan situasi pandemi menyebabkan pasien TB enggan mengakses layanan kesehatan karena takut tertular Covid-19.

Banyak pasien putus obat sehingga meningkatkan risiko penularan TB di tengah masyarakat, padahal semestinya pasien TB rutin meminum obat selama enam bulan tanpa putus. Selain itu, fasilitas kesehatan lebih fokus menangani Covid-19.

Hampir sebagian besar rumah sakit rujukan Covid-19 merupakan rumah sakit yang memiliki pemeriksaan laboratorium dengan metode tes cepat molekuler (TCM). Pelayanan rujukan pasien TBC ikut terdampak karena alat TCM kini diperuntukkan untuk pemeriksaan spesimen Covid-19

Kementerian Kesehatan meminta fasilitas kesehatan tetap melayani pasien TB dengan menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang dimaksud adalah tenaga kesehatan wajib menggunakan alat pelindung diri (APD), sebab orang yang menderita TB dan Covid-19 dapat menunjukkan gejala yang sama seperti batuk, demam dan kesulitan bernapas.

“Bagaimana pun pelayanan TB tidak boleh berhenti,” kata Wiendra. (Aza/AA)

Tags: Penyakit MenularTBTBCtuberkulosis
ShareTweetSendShare

Rekomendasi Berita

Nasional

Kurangi Kepadatan di Muzdalifah, PPIH Matangkan Skema Murur bagi Jemaah Lansia dan Risti

17/05/2026 - 20:52
Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei
Nasional

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

17/05/2026 - 20:43
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan
Nasional

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17/05/2026 - 10:38
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”
Nasional

Prabowo Jadikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Ekonomi Desa

16/05/2026 - 17:25
Saat Malam Menjadi Pintu Pulang
Nasional

Saat Malam Menjadi Pintu Pulang

16/05/2026 - 17:17
Daftar 36 Kapolda Terbaru, Asep Edi Suheri Jadi Komjen
Nasional

Daftar 36 Kapolda Terbaru, Asep Edi Suheri Jadi Komjen

16/05/2026 - 11:32

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Populer

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17 May 2026
Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

Wabah Ebola Spesies Langka Bundibugyo Mengganas, Belum Ada Vaksin

17 May 2026
MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

MBG Tersendat karena Gas Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

17 May 2026
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17 May 2026

Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur
Podcast

Indonesia Poros Maritim Dunia? Tapi Kapal Perangnya Sudah Uzur

22/08/2025 09:37

Dunia tidak baik-baik saja. Perang bisa pecah kapan saja, dari Laut Cina Selatan sampai Ambalat. Indonesia memang bangga disebut negara...

Headline

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

Dari KF-21 Boramae hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang

17/05/2026 11:54
Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

Setelah Maung Garuda, Prabowo Minta Dibuatkan Mobil “Sapa Rakyat”

17/05/2026 10:46
Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar

Ocha dan Sunyi yang Pecah di Panggung Empat Pilar

16/05/2026 16:43
Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

Ketika Orang-Orang di Dekat Prabowo “Curi Uang Rakyat”

16/05/2026 14:20
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Privacy Policy
Indonesiainside.id

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Populer
  • News
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Humaniora
    • Internasional
    • Nusantara
  • Ekonomi
  • Agribisnis
  • Migas
  • Metropolitan
  • Palestina
  • Khazanah
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Tekno
  • Risalah
  • Narasi
  • Indeks Berita

© 2026 by MediatrustPR. All Right Reserved.