Oleh: Azhar AP
Indonesiainside.id, Tanjung Pinang – Jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini tak perlu khawatir dengan barang bawaan mereka. Bagasi dan koper jamaah dipastikan sampai ke hotel masing-masing saat tiba di Makkah atau Madinah.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) sudah menyiapkan tanda pengenal bagasi dan koper bagi jamaah haji. Berikut ketentuan tanda pengenal bagasi atau koper jamaah:
Pertama, sesuai dengan aturan penerbangan, koper tidak diikat dengan tali atau jaring. Koper jamaah diberi penanda berupa sabuk dengan warna yang berbeda sesuai rombongan dalam kloternya.
Setiap kloter akan dibagi dalam 10 rombongan dengan penanda warna berurutan dari rombongan 1-10: merah, kuning, biru, coklat, hijau, putih, oranye, ungu, hitam, dan merah muda.

Kedua, koper jamaah yang akan berangkat pada gelombang pertama, diberi identitas warna putih yang memuat nama, nomor dan nama hotel, serta nomor rombongan. “Informasi terkait nama dan nomor hotel, serta nomor rombongan bisa diperoleh di KUA,” papar Sri Ilham di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Selasa (18/6), dikutip dari Kemenag.go.id.

Ketiga, koper jamaah yang berangkat gelombang kedua, diberi identitas warna sesuai warna sektor yang memuat nama, nama dan nomor hotel, dan nomor rombongan. Jamaah haji Indonesia terbagi dalam 11 sektor di Makkah dengan urutan warna dari 1 – 11, sebagai berikut: hijau, abu-abu, ungu, merah muda, putih, kuning, merah, biru muda, biru tua, coklat, dan hitam.

Sri Ilham juga berpesan agar jamaah memilah barang bawaan. “Siapkan barang yang penting untuk dibawa. Pilah barang yang bisa dibawa ke kabin dan bagasi,” pesannya.
Misalnya, obat-obatan disiapkan secukupnya untuk dibawa ke kabin, selebihnya di koper saja. Khusus jamaah gelombang kedua supaya menyiapkan kain ihram di tas kabin karena akan dipakai sejak di embarkasi,” tuturnya. (Aza)













